Hari Buku Nasional 2015

image

Baru pertama kali saya membuat postingan di Hari Buku Nasional. Tidak ingin muluk-muluk, saya ingin membaca buku karya anak bangsa lebih banyak lagi.

image

Koleksi buku Indonesia saya.

Semoga di sisa tahun 2015 ini saya bisa menghabiskan timbunan di atas.

image

Selamat Hari Buku Nasional.

Pic credit: dari sini.

image

[Opini Bareng] Hubungan Dengan Pembaca

image

Halo. Ketemu lagi di Opini Bareng, yaitu segmen khusus yang disponsori oleh BBI. Opini Bareng bulan ini bertepatan dengan Bookish Sunday, fitur Lust and Coffee yang muncul saat empunya blog sedang mood.

Kali ini saya akan membahas tentang buku yang terhubung dengan pembaca (books that are related to readers).

Buku pertama yang tokoh utamanya related dengan saya adalah:

image

Review

Saya pernah berada di posisi Hannah. Saya pernah depresi, sempat berpikir kematian akan membuat segala sesuatunya lebih baik. Tapi, saya bukan Hannah. Saya tidak akan ‘menghantui’ orang-orang yang pernah membully saya dengan kaset rekaman, dan tentu saja, saya masih hidup dan sehat wal afiat.

Pada saat saya membaca buku tersebut, beberapa kali saya menyeka airmata. Saya bisa merasakan kepedihan Hannah. Memang hidup saya tidak segelap hidup Hanna, tapi pada titik tertentu, saya memuji sekaligus mengutuk Jay Asher yang seolah bisa membaca saya.

Buku kedua yang saya banget adalah:

image

Review

Ok, tokoh utama novel Heart-shaped Box bukan cewek, tapi kami sama-sama pernah berkecimpung di dunia musik dan … berurusan dengan hantu. Saya nggak mau bercerita panjang lebar tentang pengalaman saya bersentuhan dengan makhluk halus, intinya saya dan Judas Coyne sama-sama pernah diteror hantu. Gilanya lagi, hantu pria bertopi ini pernah muncul di mimpi saya, duduk sambil menyeringai. One shitty fictional character comes to life.

Dan… ada juga satu buku yang saking ruwetnya sampai saya nggak kuat untuk lanjut membacanya:

image

Saya selalu berusaha open-minded dengan berbagai profesi dan latar belakang seseorang. Misalnya Roxana Shirazi yang pernah bekerja sebagai stripper, dan (masih) menjadi groupie band rock di AS dan Inggris. Atau Asa Akira yang (lebih ekstrim lagi) berprofesi sebagai bintang film porno. Bukan, bukan profesinya yang membuat saya ingin menggaruk tanah liat, tapi tulisannya. Buku Pamela des Barres konon laku keras dan sempat menghebohkan dunia perbukuan karena dia adalah salah satu pelopor groupie tahun 60-70an. Sayang, tulisannya membuat saya sakit kepala dan uang Rp. 140rb-an saya kandas begitu saja. Just my two cents, bayar editor dan rilis ulang. Mungkin akan lebih enak untuk dibaca.

Happy Sunday dan sampai ketemu lagi di postingan berikutnya.

20141130-124836.jpg

image

Sweet April Giveaway: Winner Announcement

image

Halo…

Sebelumnya saya mau mengucapkan terima kasih banyak kepada semua peserta giveaway yang sudah meramaikan acara bagi-bagi buku di blog ini.

Dari total 70 peserta, yang berhak mendapat paket buku unyu dari Lust and Coffee adalah …

image

Selamat ya Selvia Sari Rahmawati. Kamu berhak mendapat paket buku dari saya.

Pemenang akan dihubungi via email. Jika dalam 2×24 jam pemenang tidak merespon email dari saya, maka hadiah akan diberikan kepada peserta lain dengan diundi ulang.

Daaan… pemenang birthday surprise gift-nya adalah…

to be continued…

Sampai jumpa di GA berikutnya ya 💙

image

Sweet April Giveaway

image

Halooooo… selamat 1 April. Menyambut bulan baru ini, saya kembali mau bagi-bagi hadiah buku untuk 1 orang pembaca Lust and Coffee. Kali ini hadiahnya surprise ya. Yang jelas ada lebih dari 1 buku fiksi genre romance yang akan saya bagikan.

image

Pic: Booksforbetterliving.com

Syaratnya gampang aja.
1. Follow blog Lust and Coffee ya.
2. Follow twitter @yuska77.
3. Post giveaway ini di twitter. Contohnya:

Mau hadiah buku dari @yuska77? Klik aja http://t.co/0hhHUA1uOO.

4. Tulis di kolom komentar: nama, alamat email, tanggal ulang tahunmu, dan tweet link GA ini. Share juga 1 judul buku yang pengen kamu baca.
Bakal ada surprise Birthday Gift untuk yang mencantumkan tanggal ulang tahun.
5. Periode giveaway mulai 1 – 20 April 2015.
6. Pengumuman pemenang tanggal 25 April 2015.

Good luck

Updated post.
Lima hari lagi menuju deadline. Hadiahnya ada 10 buku ini untuk 1 orang pemenang.

image

image

Wishful Wednesday 45: Books With Strong Female Characters

20130403-124544

Nggak kerasa udah sampai di postingan ke-45. Belum semua wishlist saya terkabul, tapi saya belum kapok berandai-andai untuk memiliki buku impian.

Maret adalah Women’s History Month (di Amerika sih), saya jadi browsing buku-buku yang karakter tokoh utamanya kuat. Nggak nyambung dengan sejarah, walau ada juga buku incaran saya yang tokohnya memang ada di masa lalu.

Wishlist saya kali ini ada 5 buku.

image

Saya sedang mengikuti serial The White Queen yang diambil dari buku The White Queen, The Red Queen, dan Kingmaker’s Daughter. Kebetulan saya sudah punya The White Queen. Karena penasaran, saya jadi ingin membaca semua buku seri The Cousin’s War yang nggak kalah seru dengan intrik The Tudors.

image

Saya jatuh cinta dengan sinopsisnya. Dua anak kecil yang melarikan diri ke New York kemudian tinggal di dalam museum sepertinya mengasyikkan.

image

Kisah tentang imigran selalu memikat saya. Kali ini anak Mexico yang berkecukupan terpaksa harus hijrah ke California dan mengalami kesulitan ekonomi di sana.

image

Buku ini berkisah tentang seorang anak campuran kaukasia dengan kulit hitam dan mengalami kebingungan ras karena perlakuan lingkungannya.

image

Seorang gadis yang memasuki clique bernama Bluebloods di sebuah sekolah elit harus berhadapan dengan kasus pembunuhan. Saya cukup penasaran dengan karya Pessl.

Yang mau ikut pamer wishlist-nya, langsung saja klik Perpus Kecil.

Happy Wednesday!

image

Banned Books Challenge 2015

image

OMG, can’t help myself for joining this challenge. Thanks to Buckling Bookshelves for hosting this cool challenge.

DATES: January 1, 2015 through December 31, 2015

RULES: Any book that has been banned or challenged counts. Books can be any format, any length, and can overlap with other challenges. Graphic novels, children’s books, picture books are all fine — any book that has been banned or challenged works for this challenge.

WHERE CAN I FIND BOOK SUGGESTIONS?
There isn’t one specific list to work from, but there are many different resources you can check out for ideas:
• The ALA’s lists of frequently challenged books (link). There are multiple lists split up by author, year, decade, and a separate list for classics, so there are a lot of options from all different genres.

• GoodReads has several listopia lists on the subject (link)
— this is particularly helpful for identifying books you already have on your shelves if you are a user of the site.

• The Banned Books Week Facebook Page is great about reporting current information on bans and challenges (link).

Buckling Bookshelves wrote last year about three Banned Book Victories as well as Additional Banned Books Resources (link)
including some information on challenged graphic novels.

• If you learn about a book getting challenged in the news, on a book blog, around the web, or wherever else you get your bookish news, it’s fair game. One book that made headlines last year was The Miseducation of Cameron Post — it doesn’t need to make any of the big lists to count. And if you learn about a new incident, I’d love to hear about it!

• Buzzfeed’s 33 Must-Read Books to Celebrate Banned Books Week.

HOW TO PARTICIPATE: Write a post identifying which level you are aiming to complete, linking to this sign-up post. If you don’t have a blog, just leave a comment stating what level you are trying for. Listing the books you’d like to read for the year is optional. If you do make a list, you are welcome to change it at any time.

For each book you read for the challenge, you can link-up your reviews
here, so everyone can read them! Reviews can be as short or long as you like, even a one-liner is fine. If you don’t have a blog, but post reviews on GoodReads or other similar site, you can link directly to your reviews there. If you don’t post reviews, you can leave a comment on the Review Link-Up page telling us which books you completed.

A year-end wrap-up post is optional and you may link yours up in the review linky if you choose to write one.

LEVELS: Below are the levels you can choose from. Changing your mind is OK — you can go up or down in level at any time. I said low-pressure, remember? I’m not the book police, I promise.

     Making Waves: 1-2 Challenged Books <– Signing up for this level
     Trouble-Maker: 3-5 Challenged Books
     Rabble-Rouser: 6-9 Challenged Books
     Rebel: 10-14 Challenged Books
     Leader of a Revolution: 15+ Challenged Books

Let's read and have fun with the banned books!

image

Lucky No. 15 Reading Challenge

image

Period of challenge: January 15, 2015 – January 15, 2016

Another reading challenge that I join this year. After doing a lot of thinking, I decided to join the Lucky No.15 Reading Challenge (thanks, Astrid, for hosting). I sucked last year, so hopefully I can make it this time.

This challenge will require you to read 15 books (or more) from 15 categories below. You can combine the books you read with other challenges (easy and super fun), but cannot use the same book for different categories in this challenge.

Try to match the categories from your TBR piles :) But if you don’t have any suitable books in your TBR – and want to find an excuse to buy a book for this challenge, that’s totally fine too!

Here are the 15 categories:

Chunky Brick: Grab that book with more than 500 pages that you’d always been afraid to tackle. You know you can do it!
Maharani

Something New: Just purchased a book lately? Don’t let it buried in your stacks, read it now!
Selingkuh

Something Borrowed: Read a book that you borrowed from someone else. Don’t make the owner waiting forever for you to finish it. (Books borrowed from friends, libraries, or even rental places, are allowed)

It’s Been There Forever: Dig your TBR pile and read a book that has been there more than a year. It’s time for you to appreciate it :)
Peach Blossom Pavilion

Freebies Time: What’s the LAST free book you’ve got? Whether it’s from giveaway, a birthday gift or a surprise from someone special, don’t hold back any longer. Open the book and start reading it now :D
An Abundance of Katherines

Bargain All The Way: Ever buying a book because it’s so cheap you don’t really care about the content? Now it’s time to open the book and find out whether it’s really worth your cents.
The Translator

Favorite Color: Pick a book from your shelf which has your favorite color for its cover! Is it pink, red or black? You decide.

First Initial: Read a book that has been written by an author whose first initial is the same with you (Example: If your name is Ana, you read anything written by Agatha Christie, Aesop, Arthur Conan Doyle, etc)

Super Series: Read one (or more!) books that belong in a series, it can be trilogy, or tetralogy, or anything.

Opposites Attract: Read a book that’s been written by a writer whose gender is different from your own.

Randomly Picked: Ask someone else (a friend, your spouse, even your kids!) to randomly pick a book from your TBR pile. Don’t complain whatever they choose for you, just read it :)

Cover Lust: Grab a book from your shelf that you bought because you fell in love with the cover. Is the content as good as the cover?

Who Are You Again?: You’ve never read a book from this author, maybe you haven’t even heard his/her name before. But who knows? Maybe he/she will become your new favorite author!

One Word Only!: Read a book that only has one word for its title (number is allowed as long as it’s only consisted of one word, e.g: 1, 2, 11).

Dream Destination: Read a book that has setting in a place you’ve never visited before – but would like to if you have a chance. Could be real places or even fictional!

RULES:

1. To complete the challenge, you have to read at least one book for each category, or total of 15 books during the challenge period. Format of books are free, it can be e-book, printed book, audiobook, etc. You can set your own pace and do not need to follow the categories in particular order. You can also read more than one book for each category. You have to write your reviews/comments (doesn’t have to be long) in your blog/FB note/Goodreads page/tumblr/etc.

2. Please write a master post about this challenge in your blog/Goodreads/FB notes/etc, and submit your link below for signing up. You can use this master post to sort down the book(s) that you’ll read for each category, and edit them later if necessary. The sign-up linky will be opened from January 15, 2015 throughout the year until December 15, 2015.

3. There are also linkies for each category of the challenge. Please submit your link of review posts for each category in their respective linkies. These linkies will be opened in January 15, 2015 until January 15, 2016.

4. At the end of the challenge, write down a wrap-up post and submit the link in the linky too. The linky for wrap-up posts will be opened until January 31, 2016 to give you more time for wrapping things up. It’s okay if you don’t finish the challenge but you are not eligible to be selected as the winner.

More info: please visit Perpus Kecil.

image

[Book Review] Maharani by Pearl S. Buck

image

image

image

Judul: Maharani (The Imperial Woman)
Penulis: Pearl S. Buck
Alih bahasa: Lily Wibisono
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Web Penerbit: klik
Terbit: Agustus 1993, cetakan kedua
Tebal: 800 halaman (Buku 1 & 2)
ISBN: 979-511-563-4
Format: paperback
Kategori: Fiksi
Genre: Romance, Historical Fiction
Beli di: Second OLshop
Harga: IDR 30,000
Kalimat Pembuka:
Suatu hari di bulan April, di kota Peking, pada bulan keempat tahun Masehi 1852, bulan ketiga perhitungan Cina, tahun kedua ratus delapan Manchu, pada zaman Dinasti Ch’ing yang agung.

image

Maharani merupakan kisah yang banyak menggambarkan intrik-intrik khas timur, serta kekejaman yang tersembunyi di balik kemegahan dan kemewahan istana kekaisaran Manchu di Cina. Novel ini juga menyajikan kisah yang romantis dan mendebarkan tentang seorang wanita ambisius yang rela mengorbankan ikatan kekeluargaan serta pria yang dicintainya demi meraih kekuasaan. Ia berhasil selamat dari usaha-usaha untuk menyingkirkan dirinya serta percobaan-percobaan pembunuhan yang ditujukan terhadapnya, hingga dapat mempertahankan kedudukannya sebagai penguasa suatu negeri yang amat besar. Wanita cantik dan cerdas ini adalah Tzu Hsi, selir favorit seorang kaisar yang lemah, ibu sang Pewaris, wanita terakhir dan terbesar yang memerintah Cina. Ia adalah Sang Ratu Takhta Naga.

image

Ketika saya mengetik blurb, saya membacanya dengan suara Maria Oentoe. Siapakah beliau? Googling ya, adik-adik 😁.

Ok, sekarang pendapat saya tentang buku ini. Karena saya membaca buku edisi jadul, buku ini terasa panjang. Bayangkan saja, buku 1 dan 2 digabungkan jadi 800 halaman. Lumayan tebal. Saya juga agak lama membaca buku ini, karena selingkuh dulu dengan buku yang lain.
Bukan karena buku ini jelek (malah sebaliknya, saya suka banget sama buku ini), tapi karena saya butuh selingan ketika membaca buku ini.

Maharani bercerita tentang Orchid yang dipanggil ke istana untuk menjadi selir kaisar. Di istana, selir juga ada tingkatan. Orchid terpilih menjadi selir kelas 3, yang paling rendah. Seiring waktu, karena ia memiliki tubuh yang molek, wajah yang cantik, juga kepandaian yang bahkan melebihi calon istri kaisar, Orchid diangkat menjadi selir kelas satu dan menjadi kesayangan kaisar.
Sepupu Orchid, Sakota, yang dipilih kaisar untuk menjadi istrinya, posisinya tergeser karena Orchid lebih disayang oleh kaisar.

Sebenarnya, Orchid sudah dijodohkan dengan Jung Lu, pengawal istana. Keduanya saling mencintai. Namun Orchid memilih untuk menjadi selir istana demi meraih kekuasaan. Orchid (atau Ci Xi) mengandung dan melahirkan seorang putra, membuat kedudukannya semakin kuat di kerajaan.

Ci Xi adalah tipe wanita yang rela melakukan apa saja demi mencapai tujuan. Ia pintar mengambil hati ibu suri, kaisar, hingga kasim istana. Ia juga lihai dalam melakukan strategi politik untuk menjatuhkan lawannya.

Ketika puteranya menduduki tahta kaisar, Ci Xi masih berkuasa. Ia juga merasa insecure saat kaisar memiliki istri yang dicintainya, membuat Ci Xi ketakutan menantunya ingin merebut kekuasaan. Dan yang membuat Ci Xi cemburu adalah kaisar dan istrinya saling mencintai, tidak seperti dirinya yang harus berpisah dengan kekasihnya, Jung Lu, dan menikah dengan almarhum kaisar yang ia benci.

Buku ini alurnya tidak terlalu lambat walau cukup panjang. Saya juga suka dengan pemikiran Ci Xi yang praktis, tidak seperti kebanyakan wanita. Ia juga pintar berdiplomasi, suka membaca buku politik, pintar melukis, dan lihai membaca kelemahan lawan. Sedikit banyak saya jadi membandingkan Ci Xi dengan Empress Ki.

Maharani pertama kali terbit tahun 1956. Bayangkan bagaimana jadulnya bahasa yang digunakan Pearl S. Buck. Namun, saya tidak terganggu sama sekali. Gaya bercerita Pearl S. Buck tidak manis dan puitis, tapi lebih straight to the point dan menghentak-hentak penuh luapan emosi. Apalagi latar waktu Maharani di era dinasti Qing yang penuh gejolak di mana bangsa Barat datang untuk ‘mengacau’ dan terjadi perubahan pandangan terhadap budaya dan tradisi Tiongkok karena pengaruh bangsa Barat. Pada masa itu perdagangan opium juga marak di Cina, membuat banyak orang Cina jadi pecandu.
Karena saya suka dengan sejarah, mau tidak mau saya jadi membandingkan buku ini dengan sejarahnya. Dan saya menemukan buku ini:

image

Nanti saya akan baca dan tulis resensinya sebagai bahan perbandingan.

Satu pepatah yang mewakili cerita ini adalah “You can’t always get what you want.” Selalu harus ada yang dikorbankan dalam hidup.

image

Apakah seorang yang berjiwa besar akan menyombongkan jasanya?

Aku tidak mengerti mengapa kita harus menerima agama asing, sementara kita sendiri telah mempunyai tiga agama yang baik.

Wanita yang berkuasa tak pernah punya orang kepercayaan.

image

image

[Book Review] Peach Blossom Pavilion by Mingmei Yip

image

image

image

Title Peach Blossom Pavilion
Author: Mingmei Yip
Publisher: Kensington
Author’s Link: link
Date of Release: June 1, 2008
No. of Pages: 432
ISBN: 9781617739088
Format: Ebook
Category: Fiction
Genre: Chinese Lit, Historical Fiction, Romance
Where to Buy: Better World Books, $7.99 here
Opening Line:
The California sun slowly streams in through my apartment window, then gropes its way past a bamboo plant, a Chinese vase spilling with plum blossoms, a small incense burner, then finally lands on Bao Lan-Precious Orchid-the woman lying opposite me without a stitch on.

image

In a sunny California apartment, a young woman and her fiancé arrive to record her great-grandmother’s story. The story that unfolds of Precious Orchid’s life in China, where she rises from a childhood of shame to become one of the most successful courtesans in the land, is unlike any they’ve heard before. . .

When Precious Orchid’s father is falsely accused of a crime and found guilty, he is executed, leaving his family a legacy of dishonor. Her mother’s only option is to enter a Buddhist nunnery, so she gives her daughter over to the care of her sister in Shanghai.

At first, life at Peach Blossom Pavilion feels like a dream. Surrounded by exotic flowers, murmuring fountains, colorful fishponds, and bamboo groves, Precious Orchid sees herself thriving. She is schooled in music, literature, painting, calligraphy, and to her innocent surprise, the art of pleasuring men. For the beautiful Pavilion hides its darker purpose as an elite house of prostitution. And even as she commands the devotion of China’s most powerful men, Precious Orchid never gives up on her dream to escape the Pavilion, be reunited with her mother, avenge her father’s death, and find true love. And as the richest, most celebrated Ming Ji or “prestigious courtesan” in all of China, she just might have her way even if it comes with a devastating price. . .

Sweeping in scope and stunning in its evocation of China, Peach Blossom Pavilion is a remarkable novel with an unforgettable heroine at the heart of its powerful story. . .

image

Peach Blossom Pavilion adalah buku kedua karya Mingmei Yip yang saya baca. Saya pertama kali berkenalan dengan karya beliau melalui Petals From The Sky (link review), dan saya baca versi terjemahannya. Meskipun mendapat rating ‘pas-pasan’ di Goodreads, saya menyukai buku ini. Bahasanya puitis dan ceritanya bikin hati ‘nyes’.
Saya agak heran dengan rating buku Peach Blossom Pavilion yang lebih tinggi tapi saya nggak suka dengan buku ini.

Alasan saya:
1. Ceritanya terlalu mirip dengan Memoirs of a Geisha. Biaa dibilang Peach Blossom Pavilion adalah ripoff-nya MoaG.
2. Bahasa yang digunakan nggak seindah Petals from the Sky. Terlalu brutal vulgar untuk ukuran buku historical fiction. Terlalu banyak kata fuck yang bikin saya risih. Saya nggak akan protes menemukan fuck yang bertebaran di buku erotica, misalnya. Pemilihan kosa katanya kurang tepat.
3. Di luar kemiripan dengan MoaG, buku ini terlalu sinetronish. Xiang Xiang anak orang berada. Bapaknya dieksekusi padahal nggak bersalah. Ibunya jadi biksuni. Xiang Xiang dititipkan pada kenalannya, Fang Rong, yang mengaku orang kaya dan berjanji untuk membesarkan Xiang Xiang. Ibunya ini tidak tahu latar belakang Fang Rong, asal kasih dan percaya. Sesampainya di rumah bordil, Fang Rong dan suaminya tertawa seperti orang-orang jahat di sinetron gitu, mengejek ibu Xiang Xiang, berkata bahwa mereka mendapatkan anak cantik dengan gratis. Oh my
4. Ciri-ciri fisik yang digambarkan Mingmei Yip di buku ini juga sangat stereotip. Fang Rong digambarkan gemuk dengan tompel di pipi dan penampilan lebay.

Jujur aja, saya kecewa dengan buku ini, tidak sesuai dengan harapan. Seandainya saya membaca buku ini lebih dulu, mungkin saya tidak mau lagi membaca buku karya Mingmei Yip.

Yang saya sukai dari buku ini mungkin hanya pace-nya cepat dan bahasanya yang mudah dipahami.

Saya belum kapok untuk membaca buku karya Mingmei Yip. Tapi, jika mengecewakan lagi, saya akan berhenti dan melupakan Mingmei Yip.

image

image

Kid Reads: The Little Engine that Could

image

Welcome to our new segment. Starting this month, I’m going to review children’s books, and perhaps, give some recommendations. Kid’s books are fun to read. It’s full colors, lightweight, and easy to absorb. The message is clear too. Each book has a purpose and, I feel a bit nostalgic everytime I read it. It always gives a good feeling. That’s what it’s all about, right?

And, our first book is:

image

The Little Engine That Could by Watty Piper
Illustrator: Cristina Ong
Published: March 28th 1991 by Grosset & Dunlap
Format: Board Book, 32 pages
ISBN: 9780448401010
Price: $5.98 (20% discount)
Purchased at: Better World Books
Age: 4 – 6
Goodreads Link: here

Designed especially for toddlers, this large die-cut board book features an intriguing locomotive shape, bright, cheery illustrations, and a simple retelling of the original story just right for reading aloud.

I bought this book merely because I was given a list of readings that teach about The 7 Habits of Highly Effective Kids. It’s not compulsory to buy the books, but I think teaching kids through reading is very effective.
Since AJ’s school implements the 7 habits daily, it’s good to prolong the learning at home.

I love this book. It teaches kids to empower them to overcome difficulties.

My favorite quote:

image

What AJ thinks about the book:

I like the book. I want to be like the little blue engine.

Creds: here and here

Enjoy this rainy Wednesday!

image

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,797 other followers