Blog Archives

[Book Review] Swimsuit by James Patterson @Gramedia

book_info

20131123-060929.jpg

Judul: Swimsuit (Maut di Pantai)
Penulis: James Patterson dan Maxine Paetro
Alih Bahasa: Andang H. Sutopo
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Terbit: 31 Mei 2012
Tebal: 464 halaman
ISBN: 9789792284195
Kategori: Novel Fiksi Terjemahan
Genre: Thriller, Mystery
Dapat dari: barter dengan Patricia
Bisa dibeli di: Kutukutubuku Harga: IDR 49,300
Kalimat pertama:
Aku tahu hal-hal yang tidak ingin kutahu.

book_blurb

Kim McDaniels, supermodel cantik menawan, lenyap ketika sedang mengadakan pemotretan di Hawaii. Takut situasi memburuk, kedua orangtuanya langsung terbang ke Hawaii untuk menyelidiki sendiri, tanpa pernah menyangka mereka disambut maut.

Ben Hawkins, wartawan L.A. Times, menyelidiki sendiri kasus itu, berharap bisa menolong si korban dan mendapatkan gagasan untuk menulis buku laris. Sejak ia tiba di Hawaii, belum juga ada petunjuk yang menuntunnya ke pengungkapan identitas di penculik. Tiba-tiba si iblis mendatanginya dan memaksanya menyepakati perjanjian yang tak mungkin ditolak.

thoughts

Akhirnya, buku Miss Jinjing saya laku juga dibarter, hehehehe. Thanks ya, Patricia, sudah ngebuzz inbox Goodreads saya.

Ok, pertama tertarik membaca buku ini karena penulisnya. Saya baru membaca sedikit buku karya James Patterson dan saya bertekad untuk membaca lebih banyak lagi karya beliau di tahun mendatang, sekaligus ingin mengurangi timbunan yang semakin menggunung.

Ben Hawkins, mantan detektif dan penulis fiksi yang gagal, banting setir menjadi wartawan kriminal untuk L.A. Times. Jumat malam, ia tiba-tiba diberi tiket pesawat ke Maui untuk menyelidiki kasus hilangnya Kim Daniels. Ben terinspirasi untuk menulis novel lagi dengan mengambil ide dari kasus Kim.

Sementara itu, Kim diculik malam setelah pemotretan untuk majalah pria. Ia mendapati dirinya terikat dan terkurung di dalam bagasi mobil. Ia dibawa ke sebuah tempat terpencil dimana tak ada orang yang bisa mendengar jeritannya. Nasib baik tidak berpihak pada Kim. Ia dibunuh secara sadis oleh pria bertopeng. Pembunuhan Kim direkam dengan video dan disaksikan oleh Horst dan Jan, juga anggota Alliance lain yang menyewa si pembunuh untuk melakukan pembunuhan keji dan direkam oleh video. Si pembunuh diiming-imingi kontrak baru dengan angka yang menggiurkan jika ia berhasil membuat rekaman sensasional dan berhasil memikat The Peepers.

Orang tua Kim, Levon dan Barbara, terkejut bukan kepalang ketika mendapat telepon misterius dari seseorang yang mengatakan bahwa Kim sudah jatuh ke tangan orang jahat. Mereka berdua disarankan untuk segera menyusul Ke Maui.

Dalam keadaan panik, mereka terbang ke Maui tanpa membawa koper. Sesampainya di Wailea Princess, Levon dan Barb dikerubuti wartawan yang memborbardir mereka dengan pertanyaan yang membuat duka mereka semakin dalam. Si pembunuh hadir dalam event tersebut, menyamar sebagai wartawan.

Setelah hilangnya Kim, ada dua perempuan lagi yang mayatnya ditemukan: Rosa, gadis Latin, dan Julia Winkler, teman sekamar Kim di Maui dan juga model Sporting Life.

Ben mendekati Levon dan Barb demi mendapatkan kepercayaan dari mereka. Ia juga bercerita tentang masa lalunya, detektif yang difitnah dan dijebak partner dan atasannya, sehingga ia terpaksa mengundurkan diri dan akhirnya mendapat kolom kriminal di L.A. Times.

Ben dibantu detektif lokal, Eddie Keola, memutar otak untuk mencari si pembunuh. Akhirnya, mayat Kim ditemukan di sebuah kapal sewaan. Tubuh dan kepalanya terpisah.

Akhirnya Ben berhadapan dengan si pembunuh yang menyeretnya ikut terlibat dalam pembunuhan-pembunuhan yang dilakukannya.

Dibandingkan Honeymoon, buku ini lebih membuat saya penasaran. Saya hampir tidak mau berhenti membaca. Seru, menegangkan, bikin penasaran dan membuat saya menunggu kejutan di halaman berikutnya.

Saya sangat menikmati buku ini walau agak terganggu dengan beberapa adegan sadis yang membuat saya mual. Aura buku ini maskulin sekali. Adegan berlangsung dengan cepat tanpa basa-basi. Cerita per babnya juga tidak panjang. Setelah sampai di halaman terakhir, saya bisa menarik napas lega.

Dan yang membuat saya sedikit terkejut adalah, cerita di buku ini sampai masuk ke dalam mimpi saya. Seru, menegangkan, dan membuat saya capek.

Saya merekomendasikan buku ini untuk pecinta thriller. Gara-gara buku ini, tahun depan saya berniat untuk membuat James Patterson Reading Challenge.

Nggak ada produser yang tertarik memfilmkan buku ini ya? Kalau digarap dengan baik, buku ini berpotensi untuk jadi film blockbuster action-thriller.

20131125-062111.jpg

Need a second opinion?

Reviews of Unusual Size here
Obsessed with Reading here

Until next time

20130330-114856.jpg

P.S. Review ini menjadi pemenang #ResensiPilihan @Gramedia 3 Desember 2013
Bisa dilihat di sini

Terima kasih banyak, Gramedia ^^

[Book Review] Heart-shaped Box by Joe Hill

20130427-075923.jpg

bookinfo

Title: Heart-shaped Box
Author: Joe Hill
Publisher: HarperCollins
Published Date: February 13th, 2007
Format: Ebook
Genre: Fiction; Ghost/Horror/Mystery/Suspense/Thriller
Website
ISBN: 0061262854
Literary Awards: Bram Stoker Award for Best First Novel (2007), Locus Award for Best First Novel (2008), Macavity Award Nominee for Best First Mystery Novel (2008), British Fantasy Award Nominee for Best Novel (2008)

bookblurb

Judas Coyne is a collector of the macabre: a cookbook for cannibals…a used hangman’s noose…a snuff film. An aging death-metal rock god, his taste for the unnatural is as widely known to his legions of fans as the notorious excesses of his youth. But nothing he possesses is as unlikely or as dreadful as his latest discovery, an item for sale on the Internet, a thing so terribly strange, Jude cant help but reach for his wallet.

I will “sell” my stepfather’s ghost to the highest bidder…

For a thousand dollars, Jude will become the proud owner of a dead man’s suit, said to be haunted by a restless spirit. He isn’t afraid. he has spent a lifetime coping with ghosts–of an abusive father, of the lovers he callously abandoned, of the band-mates he betrayed. What’s one more?

But what UPS delivers to his door in a black heart-shaped box is no imaginary or metaphorical ghost, no benign conversation piece. It’s the real thing.

And suddenly the suit’s previous owner is everywhere: behind the bedroom door…seated in Jude’s restored vintage Mustang…standing outside his window…staring out from his widescreen TV. Waiting–with a gleaming razor blade on a chain dangling from one bony hand…

 

thoughts

Judas Coyne, an aging rock star (who’s a dead ringer to James Hatfield according to the book), is a typical dark metal star who likes to collect macabre stuff. I was thinking about Nikki Sixx who was into paganism suring his hey day and the ghosts really haunted his house.
Judas impulsively bought a suit of a dead man and the creepy things followed.
It brought him to his past, when he had a relationship with a girl he called Florida.
The suspense was intense, I was hooked. Scary? Not really. Funny thing is the ghost appeared in my dreams.
The translated version was published by Gramedia.

At first I thought it’s the novel version of Nirvana’s song “Heart-shaped Box”. I guess it’s not.
Looking forward to reading more stuff by Joe Hill.

FYI, Joe Hill is Stephen King’s son. Blood is thicker than water 🙂

20130330-114930.jpg

20130330-114856.jpg