Blog Archives

Bookish Sunday: The Joy of Being in a Book Club

20131027-015955.jpg

Hari Minggu ini agak spesial untuk saya karena sesiangan tadi hingga petang saya menghadiri Sunday Meeting Reight Book Club yang membahas buku pemenang arisan bulan November. Judulnya “Aku Tahu Kamu Hantu” karya Eve Shi.

Untuk laporan meetingnya nanti akan diposting di blog-nya Reight.

Saya hanya ingin sharing kesan-kesan saya menjadi anggota klub buku.

Belum genap setahun saya menjadi anggota BBI dan Reight Book Club. Selama menjadi member kedua klub ini, saya mendapat banyak hal yang (hampir) semuanya positif.

Pertama, kecintaan saya akan membaca semakin meningkat.
Gila baca itu menular, itu yang terjadi pada saya. Karena interaksi dengan sesama blogger/Reight clubbers yang tentu saja pembahasannya nggak jauh dari buku, saya ikut tergoda untuk membaca buku yang (bukan) genre kesukaan saya. Sadar telah kehilangan beberapa tahun karena sempat vakum membaca, sekarang saya membaca seperti kesetanan.

Kedua, membahas buku itu sangat menyenangkan.
Selain membicarakan plot, POV, karakter, setting dan tema, bahasan mengenai penulis juga seru banget. Kadang kita mengaitkan tokoh dengan penulisnya. Tidak ketinggalan membandingkan buku yang ditulis oleh penulis yang sama. Seperti perbincangan saya dengan Bee tadi sore. Bee suka banget dengan tulisan Nora Roberts dan nggak suka J.D. Robb, sedangkan saya suka sekali dengan In Death series dan belum tertarik membaca novel Nora Roberts.
Dengan segala perbedaan selera, kita tidak sampai bertengkar, malah makin seru membahas hal lainnya.

Ketiga, membahas satu buku beramai-ramai itu juga sangat menyenangkan.
Salah satu alasan saya menyukai reading challenge adalah saling menanggapi resensi dan membahas suatu buku. Reight Book Club selalu menentukan satu buku untuk dibaca dan direview oleh anggotanya. Pada saat meeting, beragam komentar bermunculan. Ada yang suka, ada yang nggak suka dengan buku A. Kita mengeluarkan pendapat tentang kesukaan/ketidaksukaan kita terhadap suatu buku. Saya selalu menyukai sesi ini. Satu buku, satu cerita bisa dipersepsikan macam-macam dan berbagai pendapat bermunculan dari member.

Keempat, book club memberi semangat baru untuk membaca.
Saya sedang mengalami book fatigue minggu ini. Selain lelah membaca, saya juga sedang mengerjakan hal lain yang mendesak. Setelah meeting dengan anggota klub buku, energi saya seperti direcharge dan saya jadi semangat untuk membaca buku baru.

Terakhir, menjadi anggota klub buku membuat saya jadi book hoarder.
Siapa yang nggak tergoda dengan kata sale?
Saya salah satu orang yang sulit menahan diri jika mendengar kata itu. Dan, hampir tiap minggu selalu ada info obralan buku. Memang harganya murah, namun jika keseringan beli, dompet bisa jebol.
Tapi herannya, saya belum kapok juga ngeborong obralan buku ya?
Saya kaul, kalau Avenged Sevenfold jadi manggung di Jakarta tahun depan, saya bakal puasa nggak beli buku 3 bulan. *moga-moga kuat iman*

20131124-082609.jpg

Walau menjadi penggila baca membuat dompet saya kering-kerontang, saya harus berterima kasih sama member BBI dan Reight yang sudah memberi inspirasi membaca. Thank you, guys. Hope our bookish friendship will last forevah *pake logat Nicklaus-nya The Vampire Diaries*

Happy Sunday ^^

20131105-024143.jpg

Bookish Sunday: Weekend Readathon

20131027-015955.jpg

Nggak kerasa udah ketemu lagi dengan hari Minggu. Sebelum saya berangkat untuk melakukan aktivitas pribadi, mumpung masih sempat, saya ingin sharing tentang pengalaman saya akhir minggu ini.

Terinspirasi dari postingan Astrid tentang personal readathon-nya, saya iseng mencoba untuk melakukannya sendiri weekend ini.

12348714

Saya mulai membaca Lisey’s Story dari hari Jumat. Hari itu saya cuma dapat 40-an halaman saja dari 700-an halaman (memang Lisey’s Story buku bantal, hehehe).

Hari Sabtu saya membaca lebih intens, sambil menemani AJ main laptop. Sampai malam hendak tidur, saya berhasil membaca sampai 340an halaman. Lumayan banget. Dan hari ini rencananya saya akan membaca Lisey’s Story lagi sampai menjelang tidur. Moga-moga bisa selesai.

Ternyata membaca nonstop itu sangat menyenangkan. Pertama, saya membaca buku dari penulis favorit saya, Stephen King. Walau bukunya tebal, saya nggak merasa terbebani atau terintimidasi dengan ketebalan buku ini.

Kedua, memang ceritanya seru dan bikin saya nggak bisa berhenti baca. Asli penasaran banget sama Lisey yang diteror dan menemukan petunjuk-petunjuk aneh.

Ada cerita lucu waktu hari Jumat. Ceritanya saya mampir ke PIM untuk mencari taksi yang nauzubilah susahnya sore itu. Saya membaca Lisey’s Story (yeah, ditamba gembolan hasil jarahan dari IBF), di line antrian taksi PIM 1. Ada tiga orang mbak-mbak kantoran yang ngeliatin saya sampai bingung. Lalu dia mulai bertanya-tanya, kok bisa sih belanja buku banyak banget, apalagi untuk dibaca sendiri. Saya cuma bisa nyengir, bingung mau jawab apa, heheheh. Terus, pandangan matanya mengarah pada buku Lisey’s Story yang saya pegang. Kalau bisa saya ngakak mungkin saya akan lakukan di situ, tapi ya sudahlah. Saya lebih happy memegang buku tebal daripada kantong cap Marks & Expensive itu :p

Ceritanya, saya berniat untuk mengurangi timbunan dengan merancang program #weekendreadathon yang moga-moga bisa saya lakukan setiap minggu. Kalau ada yang mau gabung, colek saya di Twitter @yuska77 yuk. Kita bisa rehat baca sambil diskusi tentang buku yang kita baca 🙂

Happy Sunday. God bless you ^^

20131105-024143.jpg