Blog Archives

[Giveaway] Letter from November

image

Dear Hunter,
Selamat datang event giveaway Letter from November. Ini merupakan event giveaway kedua yang saya adakan bersama teman-teman Novemberian dalam rangka merayakan blogoversary dan ulangtahun.

Ketentuan dan syarat-syaratnya sebagai berikut:

Untuk para hunter:
A. Menebak 16 judul buku dengan tepat.
B. Merangkai 16 judul buku dalam sebuah surat untuk November.
C. Mengisi form di bawah ini dengan lengkap (terutama yang mandatory, yang optional tidak apa kalau tidak diisi 🙂 )
D. Pengisian google docs cukup dilakukan di salah satu blog saja.
E. Giveaway berlangsung dari 5-20 November 2014. Jadi pastikan jangan terlambat mengisi form beserta jawabannya ya.
F. Be creative ya buat suratnya karena jawaban kamu akan di-voting oleh para Novemberian.

Sponsor dan the missing pieces riddle dapat ditemukan di blog-blog Novemberian berikut ini:
Phie @ Resensi Harlequin
A.S. Dewi @ Through Tinted Glass
Asrina @ Kubukabukuku
Astrid @ Books to Share
Chei @ Book Admirer
Desty @ Desty Baca Buku
Luna @ Clair de Lune
Nisa @ Markica
Esti @ Lentera Dunia
Melody @ Lamunyata
Cindy @ Let’s Read Between The Pages
Rahmah @ Resensi Kata
Ken @ Review What I’ve Read
Ren @ Ren’s Little Corner
Afifah @ Lady Book’s Notes

Untuk 3 pemenang terpilih:
1. Pemenang berdomisili di Indonesia.
2. Pemenang harus menebak 16 judul buku dengan tepat.
3. Apabila dalam 2×24 jam tidak ada respon dari pemenang, akan dipilih pemenang lainnya.
4. Apabila juara 1 gugur, maka juara 2 akan menjadi juara 1, juara 3 akan menjadi juara 2, dan seterusnya.
5. Harga buku yang dipilih belum termasuk diskon.
6. Apabila jumlah harga buku yang diminta pemenang melebihi batas yang diberikan setelah diberikan dua kali kesempatan untuk revisi, pemenang akan digugurkan dan dipilih pemenang lain.
7. Hadiah yang dipilih oleh pemenang harus dari 1 online store yang sama.
8. Ongkos kirim ditanggung oleh Novemberian.
9. Syarat dan ketentuan di atas tidak dapat diganggu gugat oleh pemenang.

Hadiah berupa VOUCHER BUKU senilai:
1st
Rp 350.000,-

2nd
Rp 250.000,-

3rd
Rp 150.000,-

Apabila ada pertanyaan, silakan meninggalkan komentar di post ini atau tweet ke @yuska77 @harlequinr

Nah, sekarang riddle-nya nih. Gampang aja. Jawabannya bisa dicari di book review yang sudah pernah diposting di blog ini.

Dear Lovely Hunter,

Aku adalah tanda kehidupan. Jika tidak ada aku berarti tidak ada kehidupan. Kadang ritmeku lambat, kadang cepat, kadang sedang-sedang saja, tergantung keadaan.
Banyak juga musisi yang menyanyikan aku, menyelipkan aku di penggalan lirik lagu. Aku kerap diasosiasikan dengan cinta.

Aku berkawan akrab dengan napas karena kami sejalan.

Dan, tentu saja, aku ada di dalam dirimu, Lovely Hunter. Dekat dan bisa dirasakan.

Xoxo,
November

P.S. Ada hadiah kejutan untuk pembaca blog Lust and Coffee. Bagi yang memberikan komentar di postingan review mana pun dan meninggalkan link di komentar postingan ini, maka kamu berhak untuk mendapat undian hadiah kejutan dari saya.
Pengumuman hadiah kejutan akan diposting bersamaan dengan pengumuman GA Letter from November ya.

Happy Hunting.

image

[Book Review + Giveaway] Danur by Risa Saraswati @Bukune

danur

book_info

Judul: Danur
Penulis: Risa Saraswati
Penerbit: Bukune
Terbit: Januari 2012
Tebal: 209 halaman
ISBN: 6022200199
Kategori: Non Fiksi
Genre: Horror, Memoar
Bisa dibeli di: Kutukutubuku
Harga: IDR 25,500

book_blurbJangan heran jika mendapatiku sedang berbicara sendirian atau tertawa tanpa seorangpun terlihat sedang bersamaku. Saat itu, mungkin saja aku sedang bersama salah satu dari lima sahabatku.

thoughts

Danur adalah buku terakhir yang saya baca dari rangkaian Virtual Book Tour Horror Bukune, dan seperti kata pepatah, third time’s the charm, buku ini adalah buku yang paling saya sukai dari ketiga buku yang saya baca.

Danur adalah novel berdasarkan kisah nyata penulisnya, Risa Saraswati, yang suka melihat sekaligus berinteraksi dengan hantu sejak kecil. Bukannya takut, Risa malah berteman dengan mereka. Risa kerap dianggap aneh oleh orang-orang disekitarnya karena ia sering kepergok berbicara atau tertawa sendirian.

Buku ini tidak seram dan tujuan Risa menuliskan buku ini juga bukan untuk menakut-nakuti pembaca. Buku ini bercerita tentang jiwa-jiwa kesepian yang tidak bisa kemana-mana. Karena Risa peka, arwah-arwah itu kerap mendatanginya hanya untuk didengar.

Buku ini ditulis menggunakan POV orang pertama, yaitu penulisnya dan hantu-hant yang bercerita tentang masa lalu mereka ketika mereka masih menjadi manusia.

Ada anak-anak Belanda (Peter, Hans, Hendrick, Janshen, dan William), lalu para perempuan muda Belanda yang menjadi kakak-kakak para anak laki-laki itu (Elizabeth, Teddy, dan Sarah). Juga ada arwah penasaran yang menjadi sosok yang mengerikan (Asih dan Ardiah). Juga ada seorang anak perempuan yang dulunya tinggal di atas bukit yang ditinggal oleh orangtuanya karena sakit keras (Samantha).

Risa sempat ingin meminta pertolongan orang pintar untuk menghilangkan kemampuannya dalam melihat makhluk halus, tapi niat itu akhirnya diurungkan.

Saya jadi teringat dengan diri sendiri yang masih belum bisa mensyukuri kemampuan melihat hantu (ya abisnya serem sih, siapa yang nggak ketakutan liat hantu?). Saya sering berdoa untuk tidak bisa melihat mereka. Tapi, seperti Risa, seharusnya kita nikmati saja karena Tuhan pasti punya maksud tertentu dengan memberikan kemampuan seperti itu.

Masih ada typo yang rada banyak, namun saya tidak akan menjadi polisi typo di sini, selain saya juga rada capek mencatat typo-typo tersebut.

Kesimpulan saya setelah membaca Danur adalah para arwah tersebut nasibnya lebih memilukan daripada kita. Jadi ya, para ababil yang suka ngegalau nggak keruan di Twitter/FB seharusnya bersyukur karena hidup kalian jauh lebih menyenangkan daripada nasib tragis para arwah tersebut.

Oiya, saya jadi ingat lagu Hanschen Klein versi Sunda yang diajarkan mama saya waktu saya kecil. That song is creepy, I just realized.

Mau dapat buku Danur? Caranya mudah saja:

1. Berikan pendapatmu mengenai resensi buku Danur di kolom komentar.
2. Jangan lupa cantumkan nama, alamat email dan akun Twitter.
3. Pemenang akan dipilih berdasarkan komentar terbaik.
4. Akan ada satu pemenang yang akan dapat hadiah 3 buku horror selama virtual book ini berlangsung.
5. Pemenang yang berhak mendapatkan hadiah adalah yang memberikan komentar di 3 resensi buku horror yang akan diposting selama virtual book ini berlangsung di bulan Desember.
6. Giveaway ditutup tanggal 5 Januari 2014
7. Pemenang akan diumumkan tanggal 7 Januari 2014.
8. Good luck ^^

[Book Review + Giveaway] After School Horror by Nana R. Praptini @Bukune

after-school-horror

book_infoJudul: After School Horror
Penulis: Nana R. Praptini
Penerbit: Bukune
Website: Di sini
Terbit: Mei 2013
Tebal: 164 halaman
ISBN: 602-220-102-0
Kategori: Non Fiksi
Genre: Horror, Kumpulan Cerita
Bisa dibeli di: Bukabuku
Harga: IDR 29,600

book_blurb

Hujan turun deras dan motorku sulit untuk di-starter. Aku bimbang, ingin bolos tapi rasanya harus tetap les. Akhirnya aku memutuskan untuk pergi. Dalam perjalanan, di tikungan yang gelap, sebuah mobil muncul dengan kecepatan tinggi.

Aku terlambat menyadari kedatangannya. Kubanting setang motor ke kiri untuk menghindari tabrakan. Tapi percuma…. Aku terjatuh dan kepalaku terbentur pembatas jalan dengan sangat keras. Darah segar mengalir dari kepalaku, tubuhku terasa lumpuh seketika. Sakit sekali rasanya. Sedikit demi sedikit rasa dingin menjalar ke seluruh tubuhku….

Prita tidak bisa melanjutkan membaca surat yang ditulis Lydia, muridnya. Bulu kuduknya bergidik. Bagaimana mungkin Lydia bisa hadir di kelas dan menulis surat itu, padahal dia sendiri sudah menghembuskan napas terakhir di perjalanan?


Kisah horor dan seram banyak terjadi di sekitar kita, tidak terkecuali ketika kita mencari ilmu—di bangunan kampus tua, sudut-sudut kelas sepi, atau toilet gelap sekolah yang selalu kamu hindari. After School Horror berisi delapan cerita nyata yang terjadi di lingkungan kampus dan sekolah. Membuktikan bahwa mereka juga ada di sekitar kita. Bersiaplah untuk jam pelajaran tambahanmu…, yang penuh teror….

thoughtsAkhir-akhir ini saya sedang suka baca genre teenlit. Seperti kembali ke masa remaja. Rasanya sudah lama nggak merasakan cinta monyet, seru-seruan pergi bareng teman sekelas, menjahili guru, dan membolos ramai-ramai.

Setelah membaca Aku Tahu Kamu Hantu, saya jadi penasaran dengan buku-buku horror karya penulis Indonesia. Saya memang lebih sering membaca novel thriller ketimbang horror, tapi nggak salahnya dicoba. Sekalian uji nyali ^^

After School Horror awalnya saya pikir adalah novel terjemahan. Saya juga teringan ada film asing dengan judul yang sama. Ternyata, buku ini ditulis oleh penulis Indonesia berdasarkan kisah nyata.

Ada 8 kisah seram yang terangkum dalam After School Horror. Menurut penulisnya, kisah-kisah ini merupakan pengalaman penulis sendiri dan orang-orang terdekatnya.

Ciuman Pertama

Dessy, siswa baru di sebuah sekolah menengah, berpura-pura sakit dan beristirahat di UKS. Ternyata, ia mendapat ‘penglihatan’ tentang kejadian 8 bulan lalu di sekolah tersebut yang melibatkan pembunuhan seorang siswa. Dessy juga mendapat teman misterius bernama Evan dan mereka jatuh cinta.

Kisah singkat ini sedikit mengingatkan saya pada novel Aku Tahu Kamu Hantu yang premisnya mirip, hanya minus cerita cintanya saja.

Teman Sekamar

Rina, mahasiswa baru yang merantau ke Jakarta, tinggal di asrama. Ia merasa senang bisa mandiri dan tinggal jauh dari orangtuanya. Rina menempati kamar A-13, angka yang berkonotasi negatif, berhubungan dengan kesialan.

Rina ternyata sekamar dengan gadis bernama Asri. Saat pertama kali bertemu, Rina terkejut dan ketakutan karena entah Asri datang dari mana.

Ternyata Asri adalah roommate yang baik. Ia juga sering merapikan kamar. Namun, Rina lama-lama gerah dengan sikap Asri yang agak posesif.

Teman Sekamar merupakan salah satu cerita terseram di buku ini. Lumayan bikin merinding.

Tapi, ada paragraf yang membuat saya bingung.

Asri, teman sekamar Rina, adalah mahasiswi jurusan MIPA semester tiga. Asri teman sekamar yang baik hati. Saat aku harus begadang hingga malam untuk mengerjakan tugas laporan, paper dan sejenisnya, ia mau membantu? Bahkan, untuk urusan menyikat kamar mandi, Asri mengerjakannya sendiri.

Ia memaklumi kesibukanku sebagai MABA (mahasiswa baru) yang sudah mulai pra-perkuliahan dua minggu sebelum ia sendiri masuk kuliah. Rina kembali merasa beruntung, sebab Asri yang lebih senior darinya, memiliki pengetahuan yang memadai tentang seluk-beluk kampus, seperti kantin favorit, spot internet kencang beserta waktunya, jadwal shuttle bus, hingga jadwal kereta.

Cerita Teman Sekamar menggunakan POV 3, tapi tiba-tiba jadi POV 1 dan kembali ke POV 3 secara mendadak.

Lalu kata paper dan mug (hal. 30) tidak dicetak miring, padahal dua kata tersebut adalah kata-kata dalam bahasa asing. Juga penggunaan tanda tanya tidak tepat.

Cerita ini lumayan seram, apalagi saya membacanya di malam hari dan tiba-tiba listrik padam.

Terlambat Datang

Prita, 24 tahun, adalah staf pengajar di sebuah lembaga pendidikan bahasa Inggris di Surabaya. Bangunan tempat Prita mengajar adalah bangunan peninggalan jaman Belanda. Seperti cerita horror dalam film mau pun buku, bangunan kuno identik dengan hantu, demikian juga dengan bangunan itu.

Konon, ada hantu seram yang terlihat di tangga. Kejadian paling parah adalah ketika suatu hari ada staf pengajar yang sempat dilarikan ke UGD gara-gara melihat hantu seram tersebut.

Prita mengalami kejadian aneh dan seram di kelas, hingga ia sadar bahwa ia menemukan petunjuk yang akan menyelamatkan seseorang.

Salah satu kisah favorit saya dari buku ini.

Makalah Remedial

Sophie dan Ninda mengambil jurusan berbeda di kampus, namun keduanya berteman akbrab dan tinggal di rumah kost yang sama.

Suatu sore, Ninda meminta Sophie untuk menemaninya mengerjakan tugas di perpustakaan. Gedung perpustakaan tersebut terletak dekat dengan taman dengan pohon-pohon besar dan rindang. Konon, di antara pohon-pohon tersebut sering ada penampakan hantu berbungkus kain putih yang melayang-layang.

Sophie dan Ninda bertemu dengan gadis aneh di perpustakaan. Gadis tersebut membantu Ninda mengerjakan tugasnya. Lalu, misteri tentang gadis itu terkuak secara tak sengaja.

Masih ditemukan typo, seperti di halaman 62:
Selain mudah mencari materi tanpa harus membeli bukunya, perpustakaan juga tempat yang sangat nyaman untuk belajar., dibandingkan kamar kost yang sempit dan penuh barang-barang.

Lalu, tiba-tiba di halaman 76 ada tokoh baru bernama Laras. Tanpa perkenalan, tokoh Laras dimunculkan.

Sepertinya bab ini belum selesai karena ending-nya menggantung.

Penunggu Kamar Kos

Jodi baru pindah ke rumah kos daerah Pogung, Yogyakarta. Salah satu teman Jodi melihat ada wanita cantik di kostnya, namun setelah diperiksa, tidak ada peremouan yang tinggal di rumah kost tersebut, karena rumah kost tersebut khusus untuk laki-laki.

Jodi mulai mengalami peristiwa aneh. Hawa dingin yang meniup tengkuknya, bau busuk, hingga wujud hantu penghuni kamar kost-nya menampakkan diri.

Bukan hanya Jodi yang diganggu oleh makhluk tersebut. Ketika Firman, teman Jodi, datang ke kost Jodi bersama pacarnya, tiba-tiba mereka jadi bertengkar dan suara pacar Firman berubah menjadi serak dan dalam.

Playlist Siapa?

Dian sangat ketergantungan dengan earphone. Ia mendengarkan lagu setiap saat. Saking gilanya dengan musik, hingga ia tertidur pun earphone itu terus menancap di kupingnya.

Karena keasyikan mendengarkan lagu, Dian kesulitan mendengar jika ada yang memanggilnya. Lama-lama, tak ada yang tertarik untuk bergaul dengannya.

Suatu hari, Dian pergi ke lab dan tertidur setelah mendengarkan playlist-nya. Tiba-tiba ia terbangun karena ia mendengar lagu jadul yang bukan miliknya.

Dian mendapati dirinya berada di sebuah rumah tua. Seorang gadis kecil berpakaian kuno yang mengaku bernama Mimi berbicara padanya melalui pikiran.

Kejadian aneh dialami Dian. Ia diseret ke tahun 1961, ke Panti Asuhan Kasih Iboe, tempat Mimi tinggal bersama anak-anak yatim piatu lainnya.

Cerita ini lumayan bikin penasaran dan berpotensi untuk jadi film horror keren ala The Others jika difilmkan. Sayangnya, ceritanya agak terburu-buru.

Yang pasti, untuk sementara waktu saya nggak mau mendengarkan lagu Nobody’s Child.

Di Gazebo Tengah Malam

Kalau yang ini ceritanya sekelompok mahasiswa diganggu oleh hanty iseng di gazebo. Entah kenapa saya ngakak baca cerita ini. Nggak serem sama sekali, malah jadi horror-comedy 😀
Saya membayangkan Komeng dan Budi Anduk jadi pemerannya.

Saat Jantung Berdegup Kencang

Dea adalah karyawan yang saat akhir minggu mengambil kuliah. Ada kejadian aneh di kelas. Terdengar suara anak-anak berlarian ketika sedang ada kuliah. Ketika Dea mengecek keluar, tidak ada siapa-siapa di lorong. Kejadian aneh dialami oleh Dea dan temannya, Alya. Gedung tua memang identik dengan kengerian.

Lalu, kisah kedua adalah tentang pengalaman Ikhsan di kampusnya. Ia melihat hantu setengah badan yang sudah terkenal di kampusnya.

Kisah ketiga adalah pengalaman seram yang dialami Yuna. Lift yang dinaikinya tidak mau berkompromi, dan ia harus melihat hantu di sebuah lantai.

Dari semua cerita di buku ini, yang paling tidak saya sukai adalah bab terakhir, karena satu bab dibagi tiga cerita. Terkesan buru-buru banget menulisnya.

Overall buku ini cukup menghibur dan bisa dibaca sekali duduk.

Meet The Author

20131225-021632.jpg

Nama : Nana R Praptini
Tgl lahir : 9 Juli 1961
FB : nana_r_praptini@yahoo.com
Twitter : nanarpraptini (tdk aktif)
Blog : tdk aktif
Penulis favorit : Sidney Sheldon, Dan Brown, Meg Cabot, Mary Higgins Clark, Agatha Christy, Alistair Mc Lean, Sandra Brown, V Lestari, S Mara Gd, Aditya Mulia, NiNit Yunita, Dewi Lestari, Djenar Maesa Ayu

Sejak kapan suka menulis?
Saya menulis sejak tahun 2005.

Bagaimana cara Nana menulis? Dikonsep/dibuat outline dulu apa langsung menulis?
Langsung menulis, tidak pakai outline

Sejak kapan Nana bisa melihat makhluk halus?
Sejak kecil

Apa ada pengalaman dari pembaca yang diganggu makhluk halus setelah membaca buku After School Horror?
Mungkin yang ini bisa ditanyakan ke pembaca ya

Tips menulis singkat dari Nana?
* Tulislah hal yang kamu benar-benar tahu dan suka
* Sebaiknya dibuat outline supaya cerita tidak melenceng dari ide awal
* Adakan riset yang memadai tentang materi yg kamu tulis
* Minta teman-teman dekat proof read begitu cerita selesai sebelum dikirim ke penerbit
* Libatkan perasaan kamu dalam menulis, karena sesuatu yang jujur dan tulus gampang menyentuh pembaca

Mau dapat buku After School Horror? Caranya mudah saja:

1. Berikan pendapatmu mengenai resensi buku After School Horror di kolom komentar.
2. Jangan lupa cantumkan nama, alamat email dan akun Twitter.
3. Pemenang akan dipilih berdasarkan komentar terbaik.
4. Akan ada satu pemenang yang akan dapat hadiah 3 buku horror selama virtual book ini berlangsung.
5. Pemenang yang berhak mendapatkan hadiah adalah yang memberikan komentar di 3 resensi buku horror yang akan diposting selama virtual book ini berlangsung di bulan Desember.
6. Giveaway ditutup tanggal 5 Januari 2014
7. Pemenang akan diumumkan tanggal 7 Januari 2014.
8. Good luck ^^

November Blogoversary and Birthday Giveaway Winners

NovGAHola!

Sudah tanggal 10 Desember saatnya saya mengumumkan pemenang November Birthday & Blogoversary Giveaway Hop.

Setelah dicrosscheck dengan semua host, banyak sekali peserta giveaway yang tidak ikut di semua blog, juga ada yang ‘curang’, hehehehe. Maaf ya, untuk dua kategori tersebut, kalian tidak dapat diikutsertakan dalam undian Grand Prize-nya. So, please next time bermainlah dengan fair agar bisa mendapat kesempatan untuk dapat GP, karena tahun depan rencananya hadiah GP akan dinaikkan berkali-kali lipat lho!

Pemenang SECOND Prize ‘Lust and Coffee’:

1. Ila Aulia Rahmah –> voucher OpenTrolley IDR 100,000

2. Ariansyah ABO –> voucher Bukabuku IDR 50,000

Pemenang Grand Prize voucher buku IDR 500,000

Biondy Alfian

Hadiah Grand Prize bisa dipilih di:

logo20131031-075236.jpgthe_book_depository_logo

Selamat ya …

Silahkan mengirim email ke miss_yuska@yahoo.com beserta data diri lengkap beserta buku pilihan kalian.

Ditunggu konfirmasinya 2×24 jam. Jika belum mendapat konfirmasi dari pemenang, maka kami akan memilih pemenang baru.

Terima kasih banyak untuk para co-host:

Dinoy|Yuyu|Asrina|Peri Hutan|Ren|Zelie|Phie|Astrid|Ikao|Melisa|Alluna|A.S. Dewi|Desti|Ika|Atthia|Cindy|Melody Violine|Winda|Annisa

Terima kasih kepada OpenTrolley untuk sponsor vouchernya.

Terima kasih banyak untuk semua peserta yang sudah meramaikan event kami ini.

See y’all next year!

20131128-083529.jpg

[Book Review + Giveaway] Tokyo: Falling by Sefryana Khairil @Gagasmedia

20130819-105102.jpg

tokyoJudul: Tokyo: Falliing

Seri: Setiap Tempat Punya Cerita # 6

Penulis: Sefryana Khairil

Penerbit: GagasMedia

Terbit: Oktober 2013

Tebal: 338 halaman

ISBN: 9789797806637)

Kategori: Novel Fiksi

Genre: Romance, Travel Lit

Beli di: Kutukutubuku Rp. 37,100

Kalimat pertama:

Setelah mengambil gambar pintu masuk festival, Thalia menurunkan Canon 7D yang menggantung di lehernya.

book_blurb

Pembaca tersayang,

Musim panas di Tokyo selalu memiliki banyak warna. Sefryana Khairil, penulis Sweet Nothings dan Coba Tunjuk Satu Bintang mengajak kita berkeliling negeri sakura bersama dua wartawan bernama Thalia dan Tora.

Keduanya dipertemukan oleh sebuah lensa. Lalu, Danau Shinobazu membuka mata keduanya tentang bahwa kenyataan sering sekali berbeda dengan asumsi mereka pada awalnya. Thalia dan Tora berbagi tawa dan saling menyembuhkan. Hingga mereka sama-sama ragu, benarkah semuanya hanya sekadar kebetulan? Atau ini adalah satu dari misteri Ilahi yang mereka belum temukan jawabannya?

Setiap tempat punya cerita.
Dan bersama surat ini, kami kirimkan cerita dari timur yang sarat akan aroma lembut bunga sakura.

Enjoy the journey,

EDITOR

thoughtsTokyo: Falling merupakan karya Sefryana Khairil pertama yang saya lahap. Sebelumnya saya mendengar dari teman-teman pembaca tentang karyanya yang banyak disukai. Sudah lama saya memang ingin membaca novel Sefry, dan baru kali ini kesampaian, bertepatan dengan event STPC yang belum selesai di blog Lust and Coffee.

Di novel ini, Sefry menyuguhkan tema fashion dan majalah dengan setting Tokyo. Saya penyuka fashion (walau bukan fashionista atau pengikut trend mutakhir) juga Jepang. Waktu mendengar kabar tentang akan dirilisnya novel Tokyo: Falling, tentu saya antusias dan sangat menantikan kehadiran novel ini.

Adalah Thailia, seorang fashion editor di sebuah majalah perempuan di Indonesia yang pertama kali berkunjung ke Tokyo untuk meliput pameran fashion international. Lalu, ada Tora, redaktur pelaksana majalah LiveLife, terbang ke Tokyo untuk membereskan persoalan yang belum selesai.

Bertubrukan, Thalia marah kepada Tora yang membuat lensa kameranya retak. Terpaksa mereka berbagi lensa karena waktu yang mepet, ditambah Thalia yang rese ingin Tora mengganti lensanya yang limited edition.

Thalia semnagat ke Tokyo karena kekasihnya, Dean, bertugas di Tokyo. Alih-alih bertemu atau sekadar meluangkan waktu berbincang saat makan malam, Dean bagai hantu, menghilang ditelan kabut Tokyo. Sedangkan Tora mencari kepastian dari (mantan) kekasihnya, Hana, yang keputusannya membuat Tora syok berat.

Berdua Tora dan Thalia bertualang mencicip soba, ramen, hingga berbelanja ke butik Liz Liza, Ueno Zoo, hingga berdesakan di kereta bawah tanah.

Sefry piawai merangkai kata demi kata dengan indah. Terkesan romantis namun tidak berlebihan (karena saya bukan penggemar romance mendayu-dayu). Karakter pendukungnya juga bikin gemas. Seperti Dean yang nggak jelas keberadaannya bagai Casper, dan Hana yang awalnya tegas menyuruh Tora untuk menjauhinya, namun tiba-tiba malah meminta bertemu. Ada juga Alvin dan istrinya, Mikami, yang bisa berbahasa Indonesia dengan logat Jepang yang lucu.

Masih ditemukan typo:

Penasaran denga selera musik Thalia (hal. 118) <– dengan

Bibirnya keduanya mengulas senyum (hal. 180) <– Bibir keduanya

It doesn't matter who hurt you or broke you down. What matter is who make you smile again (hal. 89)

— It doesn't matter who hurt you or broke you down. What matters is who made you smile again.

Love is just a word yet it is an indescribeable feeling (hal. 231)

— Love is just a word yet it is an indescribable feeling

Minumnya sudah habis saat berkeliling. (hal. 281) <– minumannya

Di halaman 296 yangseharusnya bicara Dean tapi tercetak Tora.

Thali mengembangkan sebuahsenyum. (hal. 320) <– Thalia

So far typonya masih bisa ditolerir, tidak mengganggu atau mengubah esensi ceritanya sama sekali.

characterThalia

Manja, tipikal perempuan kosmopolitan. Ditambah dengan profesinya sebagai fashion editor yang menuntutnya tampil modis dan ditempeli barang branded. Walau manja, cranky, dan, tidak mau susah dan agak jutek, Thalia berhati lembut. Anehnya, walau saya tidak menyukai tipe perempuan seperti Thalia, karakter Thalia tidak menyebalkan. Agak gemes sih dengan kenaifannya setiap kali menghadapi Dean, tapi nggak sampai menyebalkan.

Tora

Cowok banget, cuek, rada berantakan, nggak peduli fashion, namun perhatian dan, sama seperti Thalia, hatinya lembut dan mudah terenyuh di hadapan perempuan yang ia cintai. Tora juga tipe setia, rela berkorban dan pelindung. Walau rada cuek, Tora suka pakai parfum juga sih, dan saya penyuka cowok wangi.

Tokyo: Falling menjadi penutup seri STPC dengan manis. Setelah membaca novel ini, saya jadi tersenyum dan ada perasaan hangat, seperti cuaca musim panas di Tokyo.

Nggak sabar menunggu karya Sefry selanjutnya.

quotesAku takut nggak bisabikin orang yang aku sayang bahagia. (hal. 225)

Mungkin ada kalanya cinta butuh jarak. Bukan untuk berpisah, tapi untuk menguji besarnya cinta itu sendiri. (hal. 242)

20130923-121407.jpg

GA1

Siapa yang mau mendapatkan satu buah novel Tokyo: Falling? Caranya mudah saja.

Isi Rafflecopter di bawah ya dan ikuti petunjuknya.

Rafflecopter

Periode giveaway berlangsung dari tanggal 20 November – 15 Desember 2013. Pengumuman pemenang tanggal 17 Desember 2013.

Good luck ^^

20131105-024143.jpg

Jangan lupa, besok ada sesi wawancara dengan Sefryana Khairil tentang novel Tokyo: Falling 🙂

[Gagas Debut Tour] Book Review + Giveaway: Kei by Erni Aladjai @Gagasmedia

GD4

book_info

Jukeidul: Kei

Penulis: Erni Aladjai

Penerbit: GagasMedia

Terbit: 19 Agustus 2013

Tebal: 250 halaman

ISBN: 9789797806491

Kategori: Novel Fiksi

Genre: Roman, Perang Saudara, Kultur

Dapat dari: penerbit untuk diresensi

Bisa dibeli di: [Bukabuku] [Yes24]

Kalimat pertama: Di sinilah pada akhirnya, Namira Evav menemukan dirinya, terkurung dalam hiruk-pikuk ribuan calon penumpang dan teriakan penjual buah berdebu, sari markisa, hingga pedagang makanan kotak dengan isi; nasi setengah mentah, dan lauk sayap ayam yang dimasak asal-asalan.

book_blurb

Mari kuceritakan kisah sedih tentang kehilangan. Rasa sakit yang merupa serta perih yang menjejakkan duka. Namun, jangan terlalu bersedih, karena aku akan menceritakan pula tentang harapan. Tentang cinta yang tetap menyetia meski takdir hampir kehilangan pegangan.

Mari kuceritakan tentang orang-orang yang bertemu di bawah langit sewarna biru. Orang-orang yang memilih marah, lalu saling menorehkan luka. Juga kisah orang-orang yang memilih berjalan bersisian, dengan tangan tetap saling memegang.

Mari, mari kuceritakan tentang marah, tentang sedih, tentang langit dan senja yang tak searah, juga tentang cinta yang selalu ada dalam tiap cerita.

***

“Kei dituturkan lewat penokohan yang dinamis dan mendalam, pengelolaan alur yang intens dan kompleks tanpa menjadikan jalan cerita hilang. Latar yang dipilih pengarang berpadu secara selaras dengan konflik utama dalam cerita.”
Pidato A.S. Laksana — Sastrawan dan Juri Sayembara Menulis Novel Dewan Kesenian Jakarta 2012

thoughtsNovel berjudul singkat dengan satu suku kata ini tadinya saya pikir adalah nama orang, ternyata saya salah besar. Kei merupakan salah satu kepulauan di Maluku Tenggara, a hidden paradise dengan pantai yang indah yang hampir tak terjamah turis.

Selain itu, tagline Kei juga sangat catchy, kutemukan cinta di tengah perang. Perang apa? Saya sempat berpikir perang kemerdekaan antara tahun 1942 sampai 1945. Ternyata saya salah lagi (untung saya sudah lulus SMA dan nggak sedang mengikuti ujian sejarah. Kalau nggak, dijamin nggak lulus).

Premisnya (yang juga tagline Kei) sangat sederhana. Cinta yang tumbuh di tengah perang saudara.

Adalah Namira, gadis asal desa Elaar yang beragama Islam bertemu dengan pemuda Protestan bernama Sala yang berasal dari desa Watran di lokasi pengungsian. Keduanya terusir dari tempat tinggalnya masing-masing karena adanya serangan dari kawanan pemuda dari desa tetangga. Kedua desa yang ditinggali oleh Namira dan Sala tadinya merupakan desa yang aman, damai dan tenteram. Namun, kedamaian tersebut terusik karena adanya penyerangan tak terduga dari desa seberang yang menewaskan banyak orang. Penduduk Maluku terbagi menjadi dua kelompok: kelompok putih dan merah. Keduanya saling menyerang dan menumpahkan darah.

Ketika keduanya harus kehilangan orangtua, Namira dan Sala harus berpisah karena adanya penyerangan ke daerah pengungsian, juga kampung Mery, tempat terakhir Namira mengungsi. Takdir memisahkan Namira dan Sala. Namira pergi ke Makassar, sedangkan Sala diajak Edo, temannya untuk mengadu nasib ke Jakarta.

Di Makassar, Namira bertemu dengan orang yang baik hati, sedangkan Sala bernasib sebaliknya. lalu, bagaimana nasib keduanya?

Novel Kei tidak hanya mengupas tentang kerusuhan di Maluku tahun 1999. Bukan hanya berkisah tentang pergolakan politik dan kesengsaraan. Lebih dari itu, Kei mengisahkan tentang cinta, persaudaraan, kasih, juga betapa pentingnya falsafah adat yang dianut oleh penduduknya.

Salah satu adegan yang paling berkesan adalah: ketika sekelompok pria hendak menyerang kampung Mery. Para wanita menghadang dengan memberikan sirih dan pinang. Seketika, si penyerang menjatuhkan senjata, dan tak berkutik di hadapan wanita.

Adat Kei mengajarkan bahwa pantang untuk membuat wanita menangis. Airmata wanita diibaratkan seperti emas.

Masih ditemukan beberapa typo, namun tidak mengganggu esensi cerita. Lalu, yang bikin saya tersenyum adalah kesukaan Mery dan Namira mendengarkan Poppy Mercury dan Nike Ardilla.

Di halaman 61 ada paragraf seperti ini:

“Jangan bicara begitu, lebih baik kita diam, Bu. Kondisi serupa ini, satu kata saja yang khilaf bisa membuat perkelahian besar,” dengan lembut Samrina memperingatkan Ibu yang bebicara menggebu-gebu itu.

Sepertinya Namira yang berbicara di situ, bukan Samrina.

Lalu, di halaman 207 tertulis seperti ini:

Mendengar ancaman Sala. Ali terdiam.

Seharusnya koma, bukan titik.

Beberapa tokohnya digambarkan mirip dengan selebriti terkenal. Misalnya, Sala dikatakan mirip dengan James Franco, lalu Bos Yo memiliki wajah mirip Bucek Depp. I don’t mind celebrity doppelganger, tapi lebih seru kalau dideskripsikan sedemikian rupa sehingga kita bisa membayangkan rupa tokohnya tanpa dimirip-miripi dengan celebrity.

Kisah cinta dua insan yang berbeda keyakinan memang sudah sering ditulis, namun penyampaian Erni khas sehingga membuat tema ini tidak basi. Hubungan antara Namira dan Sala diceritakan dengan manis, tidak menggebu-gebu. Seolah menjadi penyejuk dan penyegar disela suasana mencekam di tempat pengungsian. Dan mengapa orang Timur (Ambon atau Flores) itu selalu identik dengan preman atau debt collector di kota-kota besar ya? Agak ngeri mengingat hal ini. Padahal adat mereka mengajarkan segala kebaikan dan mengharamkan kekerasan. Jakarta memang sebegitu kejamnya sehingga bisa membuat orang baik menjadi jahat, benar-benar city of evil.

Ada bab yang membuat saya berkaca-kaca, yaitu ketika Sala harus kehilangan ibunya. Juga ketika Namira bertemu dengan Kumala dan ibunya.

Overall, novel Kei mengajarkan banyak hal, termasuk sejarah dan luhurnya adat penduduk Maluku.

quotesKita adalah telur-telur yang berasal dari ikan yang sama dan seekor burung yang sama pula. – pepatah adat Pulau Kei.

Kau bisa menghormati ibumu dengan menjadi lelaki yang tangguh, bekerja dan tahan kesendirian. (hal. 32)

Di saat rusuh begini, orang-orang mestinya banyak mengenang sejarah. (hal. 44)

20130923-121407.jpg

Intip review Kei yang lain di bawah ini:

Ariansyah
Elfa

GA1

Mau dapat novel Kei? Caranya mudah aja. Klik logo Rafflecopter di bawah ya 🙂
RC

Giveaway ini berlangsung sampai 20 November 2013 dan pengumuman pemenang pada tanggal 23 November 2013.

Besok bakalan ada interview dengan Erni Aladjai mengenai serba-serbi novel Kei. Stay tuned ya ^^

Good luck ^^

20130923-121453.jpg

Please visit Gagas Debut Host:

Nike
Wangga Kharisnu
Hadi Kurniawan
Ditter
Sulis
Rido Arbain
Winda
Ifnur
Dunia Anak Remaja
Yuniari
Wuri
Halida
Epphy

[Gagas Debut Tour] Book Review + Giveaway: Aku Tahu Kamu Hantu by Eve Shi @Gagasmedia

GD1

book_info20131031-065549.jpgJudul: Aku Tahu Kamu Hantu

Penulis: Eve Shi

Penerbit: GagasMedia

Terbit: 5 Juli 2013

Tebal: 268 halaman

ISBN: 9789797806521

Kategori: Novel Fiksi

Genre: Horor, Thriller, Suspense, Teen Lit

Bisa dibeli di: Bukabuku Harga: IDR 31,200

Kalimat pertama:

Isak tangis lirih mengalun dari salah satu bilik begitu Olivia masuk ke kamar mandi sekolah.

book_blurbAku di sini.
Kamu bisa melihatku,
tetapi kamu tidak bisa mendengarku.
Aku tahu kamu bingung,tetapi yakinlah…
aku tidak pernah bermaksud jahat.
Aku hanya ingin meminta tolong,
karena kamulah satu-satunya orang yang bisa memecahkan teka-teki ini.
Jika kamu melihatku lagi,
tolong jangan berpaling.
Semoga kamu mengerti isyaratku.

thoughts

Saya jarang membaca buku genre horor, apalagi yang ditulis oleh penulis Indonesia. Kebetulan, saya diberi kesempatan untuk menjadi host Gagas Debut Tour dan saya memilih buku ini karena penasaran. Selain itu, buku ini juga merupakan buku bacaan Reight Book Club yang menjadi salah satu pemenang Arisan Buku Gagas dan Bukune bulan ini. It’s like killing birds with one stone.

Aku Tahu Kamu Hantu bercerita tentang Olivia (yang sering dipanggil Liv saja), siswi SMA Yutawidya yang bisa melihat makhluk halus ketika usianya menginjak 17 tahun. Liv mencoba mengalihkan pikirannya, berpura-pura tidak melihat makhluk halus di toilet sekolahnya. Namun, sosok Frans, teman sekolahnya, muncul di hadapan Liv. Frans hilang selama beberapa hari. Orangtuanya juga terlihat bolak-balik ke sekolah untuk mencai informasi tentang keberadaan anak mereka.

Dalam usahanya mencari tahu tentang Frans, Liv harus berhadapan dengan Ines, salah satu anggota gank cewek populer di sekolah. Liv juga harus berjuang melawan trio cowok ganteng yang juga populer, Bayu, Arwin, dan Stefan.

Liv juga memergoki Saras yang ketakutan di kamar mandi dengan tas sobek karena sayatan pisau. Liv akhirnya sadar, ia tidak hanya menghadapi hantu, juga bullying di sekolahnya. Dan akhirnya, Liv mengalami hal yang serupa dengan Saras.

Di rumah, Liv juga harus menerima kenyataan kedua orangtuanya bercerai. Ayah Liv tenggelam dengan pekerjaan, sedangkan ibu Liv sudah memiliki keluarga baru. Background broken home sedikit banyak mempengaruhi karakter Liv.

Yang saya sukai dari novel ini adalah: it’s a page turner. Mulai dari halaman pertama, pembaca diajak oleh Liv untuk menghadapi suasana mencekam dan kengerian, dan saya tidak mau berhenti membaca.

Lalu, konflik keluarga yang disajikan Eve Shi juga pas. Pemberontakan kecil khas remaja juga ada di novel ini. Namun, saya masih kurang puas dengan beberapa bagian. Salah satunya adalah tentang hantu berambut panjang penjaga kamar mandi. Siapa dia dan apa masalahnya sehingga masih gentayangan di toilet perempuan?

Ada beberapa percakapan dan kalimat yang terdengar janggal.

Liv merenungkan bantalnya dengan penuh damba, ingin menyurukkan wajahnya kembali di sana. (hal. 24).

This sentence sounds odd to me.

Overall, saya menyukai alurnya, konflik, dan tokoh-tokohnya yang menurut saya wajar. Liv digambarkan agak tomboy karena ia menyukai karate dan ia termasuk dalam golongan cewek tough. Pembaca akan mudah menyukai Liv.

Aku Tahu Kamu Hantu bersih typo (yaaay!!!). Siap-siap dengan ilustrasinya yang agak menakutkan.

Oiya, sedikit berbagi saja, hari pertama saya membaca buku ini, ada suara aneh seperti mendesis di luar jendela yang diikuti oleh sekelebat bayangan yang lewat. Saya juga seperti merasakan ada makhluk halus berdiri di pojok tangga. Ketika tidur, anak saya tiba-tiba ketakutan dan pindah tidur di sebelah saya. Tangannya menunjuk ke arah makhluk halus yang berdiri di sisi ranjang.

Testimonial penampakan makhluk halus juga saya dengar dari editor Gagasmedia dan pembaca yang berbagi di linimasa @Gagasmedia. Cek aja kalau berani 🙂

Novel Aku Tahu Kamu Hantu adalah bacaan pas buat Halloween. Saya menanti karya Eve Shi selanjutnya.

quotesItulah enaknya jadi orang dewasa. Punya penghasilan sendiri, bisa menata hidup baru kapan saja. (hal. 45)

Buku dan benda bisa dicari, tapi teman baik belum tentu ada. (hal. 53)

Ada kepercayaan bahwa sekali pisau dihunus takkan bisa disarungkan lagi sebelum terkena darah. (hal. 75)

 

Reight Book Club points of discussions:

First impression:
Covernya manis banget dengan komposisi warna lembut. Sama sekali nggak berbau horor atau darah. Namun, setelah diteliti, gambar mawar itu bud-nya bergambar tengkorak. Kok saya jadi teringat dengan logo Death Bat-nya Avenged Sevenfold ya (sama-sama tengkorak).

How did you experience the book:

Seperti saya bilang di atas, membaca Aku Tahu Kamu Hantu seperti naik roller-coaster yang meliuk-liuk. It’s quite a journey. Saya juga jarang membaca genre teenlit. It’s such a great experience knowing about teenage problems nowadays.

Characters:
Semua tokoh di novel Aku Tahu Kamu Hantu terkesan nyata. Believable. Porsinya pas. Yang antagonis tidak terlalu jahat, dan protagonis memiliki kelemahan. Ada satu karakter yang mengingatkan saya sama Chris Brown. Barangkali ia korban kekerasan orangtuanya atau ibunya mengalami KDRT.

Plot:
Plotnya menarik, it’s a page turner. Beneran, nggak bisa berhenti baca kok. Saya juga tidak keberatan dengan sedikit flashback.

POV:
Diceritakan dari sudut pandang Liv namun menggunakan POV orang ketiga.

Main idea/theme:
Bullying

Ending:
Saya nggak bisa nulis spoiler di sini. Masih ada rasa penasaran dengan Daniel dan Frans.

Questions to author:
Akan saya posting besok. Sudah saya siapkan 10 pertanyaan khusus mengenai Aku Tahu Kamu Hantu 🙂

Benefits:
Saya mempelajari cara Eve Shi bertutur. Eve suka bermain dengan kata-kata, namun intinya to the point. Lalu, saya jadi tahu tentang dunia remaja beserta semua problematikanya.

 

20130923-121407.jpg

 

Mau mengintip review Aku Tahu Kamu Hantu dari blogger lain? Silahkan klik link di bawah:

Fica
Lina
Linda

GA1Siapa yang mau mendapatkan novel Aku Tahu Kamu Hantu? Saya punya 4 novel untuk 4 orang pemenang.

Caranya mudah aja. Silahkan klik Rafflecopter di bawah ya.

RC

Periode giveaway Aku Tahu Kamu Hantu dimulai dari tanggal 2 November 2013 sampai 20 November 2013.

Good luck ^^

20131027-023812.jpg

November Birthday and Blogoversary Giveaway Hop

NovGA

Yes, pertama kalinya ngehost Bloghop, hihihi. Jadi ceritanya Lust and Coffee anniversary yang kedua (15 Nov 2011). Bersama-sama teman-teman blogger lainnya (yang merayakan ultah dan ultah blog di bulan November), maka kita berbaik hati mengadakan giveaway untuk pembaca setia blog kami.

Ceritanya ada 2 hadiah yang akan dibagikan untuk kalian:

1. Second prize: voucher buku di OpenTrolley seharga IDR 100,000 untuk 1 orang pemenang dan voucher buku sebesar IDR 50,000 untuk 1 orang pemenang lagi untuk berbelanja di Bukabuku.com. Jadi ada dua pemenang second prize.

Buku-buku pilihan Lust and Coffee yang dijual di OpenTrolley:

Another Piece of My Heart by Jane Green
The Summer Girls by Mary Alice Monroe
The Christmas Cookie Club by Ann Pearlman
Last Night at Chateau Marmont by Lauren Weisberger
40 Love by Madeleine Wickham
Turning Tables by Heather MacDowell
Something Blue by Emily Giffin

List di atas hanyalah saran. Pemenang boleh memilih buku pilihannya sendiri di OpenTrolley 🙂

2. Grand prize: voucher buku sebesar IDR 500,000 untuk 1 orang pemenang.

Bagaimana caranya sih?

Untuk peserta yang ingin mendapatkan second prize, silahkan ikuti petunjuk dengan mengklik Giveaway Tools di bawah:

GT

Untuk peserta yang ingin mendapatkan Grand prize, silahkan ikuti petunjuk dengan mengklik Rafflecopter di bawah:

RC

Salah satu syarat untuk memenangkan Grand Prize adalah mengikuti undian Second Prize di 20 Blog yang listnya ada di bawah ini:

Yuska
Dinoy
Yuyu
Asrina
Peri Hutan
Ren
Zelie
Phie
Astrid
Ikao
Melisa
Alluna
A.S. Dewi
Desti
Ika
Atthia
Cindy
Melody Violine
Winda
Annisa

Pastikan kamu mengunjungi semua blog dan mengikuti giveawaynya ya (total 20 blog termasuk Lust and Coffee) untuk mendapatkan tiket undian Grand Prize.

Periode Giveaway Hop dari tanggal 1 November – 30 November 2013. Pengumuman pemenang pada tanggal 10 Desember 2013.

Baik second prize maupun grand prize hadiahnya berupa buku yang bisa kamu pilih di:

Untuk buku lokal bisa dipilih di logo

Sedangkan untuk buku impor, hadiah Second Prize bisa dipilih di:

20131031-075236.jpg

Grand Prize bisa kamu pilih di the_book_depository_logo

Good luck ya ^^

20130923-121453.jpg

[Meet The Author + Giveaway] Hyun Go Wun @penerbitharu

interview hyun go wun
Halo,
Ada surprised nih dari Penerbit Haru yang akan segera merilis novel dari Hyun Go Wun, yang sebelumnya merilis novel 4 Ways To Get a Wife. Kebetulan, ketiga pertanyaan dari saya dijawab oleh Hyun Go Wun. Terima kasih banyak sebelumnya untuk Hyun Go Wun yang sudah meluangkan waktu untuk menjawab pertanyaan saya.Surprised banget waktu ditawari oleh Penerbit Haru untuk mewawancarai Hyun Go Wun. Berikut interview singkat saya dengan Hyun Go Wun.
20131002_hgw2Hyun Go Wun lahir tahun 1966. Kariernya dimulai saat ia membuat internet novel berjudul 1% of Anything di tahun 2001 dan ia didaulat juga sebagai penulis skenarionya oleh MBC. Karyanya yang sudah terbit di Indonesia antara lain adalah 4 Ways to Get a Wife dan Always With Me.

Apa yang biasanya kamu lakukan sewaktu riset?

Mencari buku-buku spesialisasi di perpustakaan. Kemudian melakukan interviu.

Ketika kamu menciptakan karakter: Geon Hyeong and Jung Won, apakah ada tokoh real dalam kehidupan nyata yang memiliki kesamaan sifat dengan tokoh rekaanmu tersebut?

Tidak ada. Biasanya aku terlebih dahulu memikirkan percakapan mereka dibandingkan dengan karakternya.

Punya tempat favorit untuk menulis?

Di rumahku. Tepatnya di tempat tidur di kamarku. Aku bekerja dengan meletakkan notebook di atas meja kecil di kasur.

채송화 표지.indd

KISAH LELAKI YANG SANGAT PERCAYA PADA ‘TAKDIR’, DAN WANITA YANG MENGANGGAP SEMUA KEJADIAN HANYA ‘KEBETULAN SEMATA’.

Chae Song Hwa, Cinderella Bertubuh Besar

“Dasar lelaki cabul! Awas saja kalau kau tertangkap tanganku lagi.”

Lelaki itu sungguh arogan. Ia menganggap bahwa seluruh wanita di Korea Selatan harus menyukainya. Selain itu, ia juga punya kebiasaan berbicara banmal kepada para pasiennya seenaknya. Ia bahkan dengan beraninya memanggilku ‘ajumma’, mentang-mentang ia dokter pengobatan tradisional. Entah apa yang terjadi padanya, setelah selama ini bersikap tak sopan padaku, kini tiba-tiba saja lelaki itu tak hentinya memintaku menjadi kekasihnya.

Mencurigakan! Pasti ada sesuatu yang busuk di balik semua sikapnya itu.

Yoon Sang Yup, Romeo yang Kurang Ajar

“Pasti nanti kau akan menyesal. Sudahlah, tidak usah banyak alasan. Ayo, berpacaran denganku!”

Setiap pagi wanita itu selalu tertidur di dalam kereta dengan bau alkohol yang tercium kuat dari tubuhnya. Tidak hanya itu, bahkan air liurnya sampai menetes-netes. Benar-benar ‘suguhan’ sebelum bekerja yang tidak menyenangkan. Namun entah sejak kapan, wanita bernama Song Hwa ini mulai membuatku tersenyum.

Akan tetapi, ketika aku mengajaknya berpacaran, mengapa ia malah menjawabnya dengan permainan gunting-batu-kertas? Aneh. Apa yang sebenarnya ada di dalam kepala wanita itu?

GA1
Mau mendapatkan satu buah novel Always With Me edisi tanda tangan Hyun Go Wun? Caranya mudah aja:
1. Follow @penerbitharu dan @yuska77
2. Tweet giveaway ini dengan format:
Mau novel Always With Me bertandatangan Hyun Go Wun? Klik http://goo.gl/WxPekY @penerbitharu @yuska77
3. Tulis di kolom komentar tentang pendapatmu mengenai interview dengan Hyun Go Wun dan mengapa kamu ingin mendapatkan novel Always With Me?
Jangan lupa untuk mengisi Entry Form di bawah ini ya:
Giveaway Always With Me berlangsung dari tanggal 27 Oktober – 17 November 2013.
Terima kasih banyak untuk Penerbit Haru untuk kesempatan dan sponsor hadiahnya.
Good luck ^^
20131027-023812.jpg