[Book Review] Lisey’s Story by Stephen King @Gramedia

book_info12348714Judul: Lisey’s Story

Penulis: Stephen King

Penerjemah: Rosemary Kesauli

Penerbit: GPU

Terbit: Agustus 2011

Tebal: 704 halaman

ISBN: 9789792274127

Kategori: Novel Fiksi

Genre: Horror, Supernatural, Thriller

Beli di: nitip Chei di Obralan Gramedia, Harga IDR 25,000

Kalimat pertama:

Bagi publik, para istri penulis terkenal sama sekali tidak penting.

book_blurbLisey Debusher Landon kehilangan suaminya, Scott, dua tahun yang lalu, setelah dua puluh lima tahun menikah. Scott adalah pengarang terkenal yang berkepribadian sangat rumit. Setelah beberapa lama mengenal Scott, Lisey baru mengerti bahwa Scott mempunyai kemampuan untuk masuk ke dunia lain––sebuah tempat yang menakutkan, namun sekaligus menyembuhkan dan memberinya ide-ide yang dia butuhkan untuk bisa bertahan dari kegilaan yang menggerogotinya. Sekarang, setelah Scott tiada, giliran Lisey yang harus menghadapi hantu-hantu masa lalu suaminya.

thoughtsSalah satu keuntungan menjadi member BBI adalah bisa berbagi info buku murah. Saya harus mengucapkan terima kasih sama Zellie yang sudah rela berberat-berat membawa buku-buku pesanan para penimbun buku (kecup).

Saya baru membaca satu buku Stephen King, yaitu Carrie. Itu juga ceritanya ada tugas meresensi buku bebas waktu kuliah, dan saya langsung nyomot Carrie sebagai bacaan kelompok kami (yang langsung diprotes sama teman-teman kelompok, namun mereka nggak punya pilihan).

Lisey’s Story menurut saya adalah cerita sedih, heartbreaking story tentang masa lalu Scott (dan kakaknya, Paul) yang sangat-sangat menyedihkan. Beberapa kali saya menyeka air mata saking nyeseknya membaca buku ini (ini juga saya sambil menahan jatuhnya air mata saking sedihnya mengingat detil masa lalu Scott yang bisa dikatakan disturbing).

Lisey adalah istri Scott, penulis terkenal yang menyimpan rahasia kelam tentang masa kecilnya. Sebelum menikah dengan Lisey, Scott berkata bahwa ia menderita penyakit jiwa turunan dan ia tidak menginginkan anak karena takut.

Setelah dua tahun kematian Scott, Lisey membereskan barang-barang Scott di ruang kerjanya. Lisey dipaksa menyerahkan manuskrip Scott yang belum sempat diterbitkan kepada Joseph Woodbody, seorang profesor. Lisey tidak mau menyerahkan naskah Scott. Tak lama berselang, Lisey diteror oleh pria asing yang mengaku bernama Zack McCool (norak banget ya nama aliasnya).

Lisey sendiri harus mengurus Amanda, kakaknya, yang mengalami gangguan psikologis. Amanda yang sudah tidak muda lagi suka memutilasi diri sehingga ia dibawa ke sanatorium.

Lisey merasa Amanda mengetahui sesuatu tentang hal yang menghantui Scott. Ia menculik Amanda dari klinik dan membawanya ke rumahnya untuk menelusuri barang-barang Scott.

Akhirnya Lisey bisa melihat makhluk yang menghantui Scott sejak ia kecil, makhluk yang bisa menghinggapi siapa pun yang bisa melihatnya.

Buku bantal ini saya habiskan selama 6 hari. Saya berjanji untuk membaca secara maraton setiap weekend, untuk menghabiskan timbunan. So far, program #weekendreadathon saya lumayan berhasil. Buku ini saya baca selama weekend dan hampir setengahnya habis dilahap dalam tiga hari.

Stephen King menulis kisah ini secara detil. Namun ada beberapa hal yang saya mengerti namun sulit untuk diekspresikan melalui tulisan. Seperti bul misalnya.

Sampul depan novel ini ada gambar sekop. Itu merupakan penghubung antara masa lalu Scott dengan peristiwa penting sebelum Scott tewas.

Overall, saya puas membaca kisah Lisey. Tebalnya buku ini tidak membuat saya terintimidasi karena isinya yang menarik dan bikin penasaran.

quotes

Melupakan kejadian saat peristiwa traumatis berlangsung memang bagian dari proses yang terjadi sesudahnya. (hal. 36)

Setiap perkawinan memiliki dua inti, satu terang, satunya gelap. (hal. 80)

Bukankah keberanian selalu kelihatan indah. (hal. 89)
Mutilasi diri memangtidak bisa dianggap sebagai bunuh diri, sama seperti anoreksia, tapi keduanya bisa mengakibatkan kematian. (ha. 149)

Bicara pada diri sendiri memang enak karena kau tidak perlu menyelesaikan ucapan. (hal. 307)

Kalau kau sudah lama menikah ada semacam telepati. (hal. 369)

20130923-121407.jpg

Submitted for:

Baca Bareng BBI tema Horror/Thriller

20130923-121453.jpg

About lustandcoffee

A housewife, a mother, a passionate literati, a writer, a tea addict & occasional traveler. I also translate some articles for a business magazine. I'm a contributor for Writer's Magz Indonesia.

Posted on November 29, 2013, in Uncategorized and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 4 Comments.

  1. Wahwahwah…dari review yang aku baca, semakin penasaran nih sama karyanya Stephen *nungguin novelnya dateng* omong-omong masih bingung dari genre horror yang diselipkan, itu ada apa yang menghantui Scott??Hiii… Denger-denger mau dibikin film yaaa.. *liat ImDb* ah! Congratulation buat Stephen. Anyway aku suka reviewnya, singkat, padat, tapi menjelaskan keseluruhan tanpa spoiler. Good!

  1. Pingback: 12 Tahun Gagasmedia #TerusBergegas @Gagasmedia | lustandcoffee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: