#STPC Interview: Meet the Author Prisca Primasari @Gagasmedia

20130819-105102.jpgPP

Paris adalah seri pertama dari seri STPC. Kali ini, Lust & Coffee berkesempatan mewawancarai penulisnya yang kece, yaitu Prisca Primasari. Selain menulis Paris, novel Prisca yang sudah terbit antara lain Eclair: Pagi Terakhir di Rusia. Novel ini mendapat nominasi Anugerah Pembaca Indonesia tahun 2011. Ada juga Kastil Es dan Air Mancur yang Berdansa, Evergreen, Spring In Autumn, dan lain-lain.

Paris adalah salah satu kota paling romantis sedunia. Punya kenangan pribadi dengan kota ini?

-Tidak, hanya saja sejak dulu saya tertarik dengan segala hal berbau Prancis. Salah satu impian saya adalah mengunjunginya.

Dari mana dapat ide untuk menamakan salah satu tokoh dengan Aeolus Sena?

– Kebetulan hampir semua hal tentang novel ini lahir dari spontanitas. Begitu pula nama Sena. ‘Sena’ karena saya selalu suka nama tersebut, ‘Aeolus’…mungkin dari Sagitarius Aiolos, salah satu karakter favorit saya di Saint Seiya.

Apakah menemukan kesulitan dalam proses riset novel Paris?

– Kesulitannya, saat harus menambahkan feel Prancis yang ringan dan cocok dengan karakter-karakternya. Saya membaca beberapa buku serta membeli makanan khas Prancis untuk mendalami.

Berapa lama proses menulis novel ini?

– Satu bulan, rekor tercepat saya menulis novel🙂

Apakah ada versi asli/hidup dari Aline yang Prisca kenal?

– Tidak ada, tetapi karakternya adalah gabungan dari sedikit sifat saya sendiri dan beberapa orang yang saya kenal.

Novel Paris ini 100% rekaan atau mengambil dari kisah nyata seseorang?

– 90 persen fiksi, 10 persen lainnya campuran😀

Ada kejadian menarik selama proses penulisan novel Paris?

– Mungkin saat saya harus selalu membawa-bawa draftnya ke mana-mana demi mengejar deadline, termasuk mal dan kereta api.

Ada rencana untuk menulis novel dengan tokoh utama Ezra?

– Tidak, tetapi saya akan menulis cerita pendek sendiri tentang Ezra di blog, beserta tokoh-tokoh lainnya. Ini semata untuk memenuhi keinginan pembaca dan memaparkan bagian yang tidak ditulis Aline di buku hariannya🙂

Apa proyek selanjutnya yang akan Prisca kerjakan setelah Paris?

– Sekarang saya sedang menulis novel dewasa dengan tema psikologi, sedikit berbeda dengan novel-novel sebelumnya. Semoga bisa selesai dengan baik dan tidak mengecewakan🙂

Punya lagu favorit yang bisa didengarkan ketika membaca novel Paris?

– Beberapa instrumental dari Yuhki Kuramoto dan Yiruma.

Ditunggu ya novel selanjutnya, Prisca. Selamat berkarya. Terima kasih banyak untuk wawancaranya ^^

Until next time!

20130725-125307.jpg

About lustandcoffee

A housewife, a mother, a passionate literati, a writer, a tea addict & occasional traveler. I also translate some articles for a business magazine. I'm a contributor for Writer's Magz Indonesia.

Posted on September 17, 2013, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 25 Comments.

  1. Halo Mbak Prisca… hehehe😀

    Saya belum pernah membaca karya Mbak Prisca. Padahal dulu saya ngebet banget pengen baca Eclair. Soalnya, saya baca beberapa review novelnya benar-benar mengharu biru. Tapi saya nggak dapet novelnya. Mungkin kalo Mbak Ptisca baca komentar saya, Mbak bisa ngirim novel gratis ke saya *ngarep* Hahaha😀

    Oh ya, saya mau tanya nih, kenapa sih Mbak Prisca bisa secepat itu menulis naskah novel ini? rahasianya apa? Terus itu beneran draft novelnya samapi dibawa ke mal sama kereta api? Kok bisa sih konsen? Aku iri nih…

    Untuk selanjutnya, semoga saya bisa membaca karya Mbak Prisca, biar nggak ngomong doang😀

    Salam hangat,

    Nanda Febri
    @milo389
    febrifebruary03@gmail.com

    • Terima kasih, Mbak Yuska, untuk interviewnya🙂. Terima kasih juga untuk Nanda. Sebenarnya saya sendiri tidak yakin novel ini bisa selesai dalam waktu sebulan, apalagi di tengah-tengah pekerjaan yang sedang hectic-hecticnya. Hanya saja saya ingin memenuhi komitmen pada GagasMedia. Jadi begitulah, kalau ada kemauan apa pun jadi mungkin, bahkan menulis di mal dan kereta api pun dilakukan.

      Tapi satu hal yang pasti bagi saya, novel yang dikerjakan dalam waktu sebulan pasti berbeda dengan yang dikerjakan selama enam bulan, apalagi satu tahun.🙂

  2. iin ekawati markus

    suka banget sama novelnya yang eclair. ampe abisin tissue di kost-an teman…. hahaha…but so far, suka sih sama gaya bahasa yang digunakan penulis dalam menulis novel. buku selanjutnya ttg psikologi kan yah?? di tunggu deh. aku juga lagi dalamin psikologi soalnya…

    sukses buat kak Yuska dan kak Prisca

    iin ekawati markus
    indahstewart@gmail.com
    @nila_adam

  3. awalnya kenal STPC gara2 baca paris dan hasil minjem pula,, hahaha.. bacanyapun ngebut *kok jadi curhat hehehe. Aku suka Paris maupun Eclair, soalnya sejauh ini baru 2 buku itu yang dibaca.

  4. yeay bintangku Sagitarius *apa hubungannya* :))
    Ditunggu banget novel dewasanya, apakah ini yang dibicarakan kak Ino di postingan meet editor sebelumnya? :p

    • Bintang saya Pisces xD *apa hubungannya juga* Thanks, Sulis😀 Ehem, maksud Mas Christian itu adalah novel bergenre lain yang juga sedang saya kerjakan. Untuk yang psikologi ini inisatif sendiri, sama seperti Eclair dan Kastil Es🙂

  5. Paris dikerjain cuma dalam waktu sebulan? Wow.
    Selama ini selalu puas baca buku-bukunya Prisca Primasari, bagus banget penggambaran suasana latar & settingnya, dan ringan-ringan, nggak berat.🙂

  6. wah mau juga dong kalau bisa bikin naskah dalam waktu sebulan kayak kak prisca xDb kirakira jam terbang nulis mgkin juga memengaruhi ya… atau ada tips lain supaya bisa menyelesaikan naskah laik terbit dalam waktu segitu hehe penasaran xDb

    apalagi ternyata ini STPC yg terbit pertama ><b

    bahkan kalau besok naskah kak yuska jadi terbit sama gagas saya juga mau ah ikut evennya, misalnya ngewawancarain kak yuska balik gitu *emang even apa* #OI hehe

    Regards,
    Khairisa R.P
    @rd_lite
    reddishdelight@yahoo.co.id

  7. komennya yang sebelum ini kepotong… maaf tolong dihapus saja ><b

    bahkan kalau besok naskah kak yuska jadi terbit sama gagas saya juga mau ah ikut evennya, misalnya ngewawancarain kak yuska balik gitu *emang even apa* #OI hehe

    Regards,
    Khairisa R.P
    @rd_lite
    reddishdelight@yahoo.co.id

  8. Gemes juga kenapa “hp” yang biasanya bisa diandalkan untuk membuat saya bisa mengikuti perkembangan even ini agak mengalami sedikit “malfungsi” dalam menjalankan perintah saya untuk memasukkan komen di post ini >< sukses selalu😀

    Khairisa R.P
    @rd_lite
    reddishdelight@yahoo.co.id

  9. pertama, sama seperti pengomen-pengomen (…) sebelumnya, saya juga me-noted mengenai “singkatnya” waktu pengerjaan novel ini, apakah sebulan itu juga termasuk… ehm… waktu revisinya juga atau gimana? xD *sok tau*

    selanjutnya, saya juga ingin menambahkan testimoni lagi mengenai tokoh aeolus– yang kayaknya bahkan terlihat lebih “unik” dibandingkan Aline yang notabene semacam tokoh utmanya karena nama dan ke-“nyentrik”-annya, setahu saya nama “aeolus” itu juga merupakan nama Dewa Angin dalam mitologi Yunani…

    saya sebenernya juga dari sejak penuturan review novelnya merasa penasaran juga, kira-kira apa sih yang “mendasari” mengapa kak Prisca merancang (?) Aeolus sedemikian rupa, dengan caranya yang penuh misteri gitu, spooky-spooky gimana. saya rasa Paris juga memang tidak melulu soal romens karena termasuk gimana ya, salah satu “kota tua” yang bisa juga dieksplor sisinya yang lebih “penuh misteri” xDDb

    akhir kata kembali saya juga mengucapkan terima kasih buat upaya kak Yuska untuk terus mengupdae even STPC ini sehingga memastikan “para pengikutnya” selalu mendapat kesempatan untuk mendapat lebih banyak “insight” seputar #STPC >< sukses selalu😀

    Khairisa R.P
    @rd_lite
    reddishdelight@yahoo.co.id

    • Halo, Khairisa🙂 Sebulan itu juga termasuk waktu revisinya. Mengenai Aeolus Sena, seperti jawaban di review sebelumnya, saya spontan saja memikirkan karakter ini :”) Mungkin karena pada dasarnya saya menyukai karakter-karakter yang aneh dan sembarangan, seperti misalnya Peer di Peer Gynt dan Koroviev di Master and Margarita.

  10. Menurutku, novel ini punya keunikan sendiri jika dibandingkan dg novel STPC lainnya. Kenapa aku sebut unik? Krn Mbak Prisca menggunakan setting tempat yg unik, penggambarannya jg oke. Karakter Sena yg awalnya bikin ilfeel tp bisa bikin ‘hem’ jg. Trus teka-tekinya boleh juga. Dan, sketsa di novel ini adalah yg paling bagus dr beberapa novel STPC yg sudah aku baca.
    Dan untuk Ezra, aku tunggu kisahnya mbak. Soalnya, aku jg agak penasaran sama dia

    Dian S
    @dianputuamijaya
    dian_putu26@yahoo.com

  11. Hmm… ternyata Prisca suka baca anime juga. Selain Saint Seiya, suka baca Fairy Tail juga. Makanya ada nama Ezra di sana😄

  12. Waw, satu bulan bisa bikin novel perjalanan? Keren banget mbak, btw aku juga saint saiya lo😀 . Ditunggu priyek terbarunya🙂

    @harovansi

  13. suka banget sama novel kastil es.. ditunggu novel selanjutnya

    yangchen85@yahoo.com
    @Litaa_FAN

  14. Wah, sebulan aja udah bisa jadi novelnya? O.O hebat! saya aja udah enggak kehitung lagi udah berapa bulan naskahnya ngendap di laptop =))
    Salut sama kerja keras mbak Prisca buat nyelesaian novel ini ^^ walaupun sibuk, tapi tetap berusaha profesional buat menyelesaikan tepat waktu😀

  15. Novel-novel Ka Prisca sukses bikin pembaca-pembacanya terpesona…
    aku suka karya-karya kaka. Tapi kalo boleh aku jujur -boleh yaa boleh yaa, kita kan sesama fans Kyuhyun [ga nyambung *abaikan*]- novel Paris kurang greget. Ditambah lagi halamannya yang kurang tebel.

    ditunggu karya-karya kaka selanjutnya. Oiya, ada salam juga dari temen aku yang tergila-gila sekali sama Will and Julliet.

  16. Suka sekali dengan cara Mbak Prisca bertutur; seperti tengah membaca dongeng^^ senang rasanya membaca pembahasan ttg Paris, sayangg sekali jika Aline dan Sena ternyata fiktif. Saya sebenarnya berharap Sena itu nyata><
    Ditunggu karya-karya Mbak Prisca yang lain!:)

    Natasha Adelina
    @natashey
    natasha.adelina@gmail.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: