#STPC Interview: Meet the Cover Designer Jeffri Fernando @Gagasmedia

20130819-105102.jpg

jef

Surprise, surprise, siapakah yang kali ini berhasil Lust and Coffee culik untuk diinterview? Yes, Ko Jeffri Fernando, yang namanya sering kita lihat di novel-novel terbitan Gagasmedia. Berkat sentuhan ajaib tangannya, novel terbitan Gagas menjadi lebih berwarna dan memiliki personality. Yuk kita tanya-tanya tentang kesan Ko Jeffri selama menggarap proyek #STPC ini.

Ko Jeffri, saya jatuh cinta dengan semua cover serial STPC. Dapat ide dari mana sebelum menciptakan cover indah Roma, Bangkok, dan Paris?

Konsep desain STPC berasal dari Christian (kepala desk fiksi), yaitu desain HIPSTER RETRO (kombinasi dari garis-garis simpel ilustrasi masa kini dengan sentuhan finishing zaman dahulu). Dia memberi saya berbagai gambar untuk referensi.
Saya lah yang menerjemahkan konsepnya ke bahasa visual yang lebih matang, sekaligus membuat design template untuk cover STPC GagasMedia berikutnya.
Ide didapat dari membaca naskahnya dan browsing gambar vintage tentang kota-kota tersebut.

 

Bisa diceritakan bagaimana proses design cover mulai dari ide awal hingga hasil akhir?

Biasanya, proses desain saya sebagai berikut:
1. Baca naskah
Untuk fiksi, saya pasti membaca seluruh naskahnya sambil mencatat memorable scenes, premis, konflik, setting tempat yang unik, penggambaran karakter, objek penting yang digunakan tokohnya, serta feel keseluruhan setelah membaca buku ini.
Sedangkan untuk nonfiksi, terkadang saya cukup membaca cepat saja.
Bila ide belum juga muncul setelah membaca naskah, saya bertanya ke editor atau penulis tentang bayangan mereka akan cover buku ini. Apa yang perlu ditonjolkan, bagaimana gaya ilustrasinya, dsb.

2. Riset
Saya mengumpulkan semua informasi dan gambar tentang tema naskah yang bersangkutan, dan juga  berdasarkan catatan yang saya buat saat membacanya. Misalkan temanya LDR (long distance relationship), saya akan mencari tahu bagaimana pasangan LDR berkomunikasi, apa konflik yang biasanya terjadi, apa simbol LDR. Lalu saya juga mencari tahu apakah ada buku pesaing bertema seperti ini? Kalo iya, seperti apa desainnya? Desain seperti apa yang disukai target pembaca naskah ini?

3. Brainstorming
Pada tahap ini, saya membuat sketsa kasar untuk desainnya, berdasarkan materi riset. Yang penting adalah kuantitas.

4. Draft awal
Dari hasil brainstroming, saya memilih minimal 3 buah desain untuk dikembangkan lebih lanjut.

5. Revisi (kalau ada)
Bila draft awal tidak disetujui tim redaksi dan penulis, perlu dilakukan revisi.

6. Finishing
Setelah ada 1 desain terpilih, saya akan lanjut ke tahap finalisasi desain untuk dicetak.
Butuh berapa lama untuk mendesign satu cover novel?
3 – 4 hari. Belum termasuk revisi.

 

Satu kata yang mewakili:

Bangkok: Exotic

Roma: Historic

Paris: Artsy

Biasanya memakai program apa untuk mendesign cover novel?
Adobe Photoshop dan Illustrator.

Di antara ketiga novel ini: Bangkok, Roma, Paris, mana yang paling Ko Jeffri suka?
Hmmmm agak susah. Ini seperti harus memilih anak favorit.
Design wise, saya menyukai ketiganya karena alasan yang berbeda.
Cover Paris cantik.
Roma membuai dengan nuansa vintagenya.
Untuk Bangkok, saya suka ornamen dan warnanya.

Ada kejadian menarik selama proses mendesign cover novel?

Saya selalu menemukan hal-hal baru setiap membaca naskah untuk didesain covernya. Tempat baru, kebiasaan baru, profesi baru, dan lainnya. Buat saya, pengetahuan baru itu selalu menarik.

Punya lagu favorit untuk didengarkan saat mendesign cover?
Tergantung naskahnya. Kalau ceritanya sedih, saya membuat playlist lagu-lagu sedih to set the mood.
Kalau ceritanya lucu atau gembira, playlist saya pasti lagu-lagu berirama riang.
Tapi lagu yang paling sering saya putar adalah suara rintik hujan. Biasanya kalau sedang stuck, saya memutar lagu ini untuk menenangkan pikiran dan melancarkan arus ide.

Terima kasih banyak untuk interviewnya yang sangat menyenangkan ^^
Sama-sama ^_^

 

Jangan lupa untuk tetap mengunjungi Lust and Coffee karena program giveaway novel-novel STPC masih beerlanjut.

Until next time^^

20130725-125307.jpg

 

About lustandcoffee

A housewife, a mother, a passionate literati, a writer, a tea addict & occasional traveler. I also translate some articles for a business magazine. I'm a contributor for Writer's Magz Indonesia.

Posted on September 9, 2013, in Uncategorized and tagged , , , . Bookmark the permalink. 14 Comments.

  1. iin ekawati markus

    Kak Yuska keren… ampe bisa ngajak cover designer kak jeffry buat interview… keren gila.

    jadi dapet ilmu lagi dri interview ini. kirain buat cover itu gampang. rumit juga yah ternyata.

    Sukses terus buat kak Yuska, gagasmedia dan bukune.

    Iin Ekawati markus
    indahstewart@gmail.com
    @nila_adam

  2. What a surpriseeee xD gak nyangka semakin lama ngikutin even STPC ini makin nambah pengetahuan menarik yang selalu bikin nungguin hari esok xD

    Terima kasih banyak untuk kak Yuska dengan kerjasamanya yang sudah baik hati menghadirkan seorang cover illustrator untuk sharing-sharing insight about book-ish industry (?)😀

    Salut banget sama gimana careful dan mendetilnya ternyata proses pembuatan cover😀 rupanya seorang ilustrator juga seperti menjanjikan keseruan untuk belajar halhal menarik yg gak strict soal “bidangnya”😀 keren!

    terima kasih atas sajian wawancaranya yang semakin indulging untuk diikuti😀

    semoga sukses!

    Khairisa R.P
    reddishdelight@yahoo.co.id
    @rd_lite

  3. Gak cuma cover #STPC, semua cover garapan Ko Jeffri. Setelah baca interviewnya, ternyata Ko Jeffri sebelum mendesain sebuah cover, membaca semua isi buku ya, pantes covernya pas banget ama isi cerita!😉

  4. salut, ternyata mendesain cover ngga asal pilih suka-suka, harus riset dan baca bukunya juga

  5. Ternyata panjang juga proses membuat sebuah desain cover sebuah novel dan ternyata juga membaca novel secara keseluruhan. Salut *3*b
    Aku kira hanya baca secara singkat aja,
    Tapi cover-cover novel gagas bikinan Ko Jeffri ini emang bagus,
    selalu suka sama desainnya, serasa jatuh hati gitu waktu lihat novelnya dirak toko buku, dan waktu lihat infonya memang desain Ko Jeffri yg kebanyakan novel gagas yang aku suka🙂

    makasih lho kak udah interview Ko Jeffri Fernando, karena sebelumnya aku emang belum tau fotonya gimana😄

    Intan Ratnasari
    @_tantintun

  6. Luar biasaaa….
    Aku nggak bayangin kalau membuat cover buku aja makan waktu sampai 4 hari. Padahal, dulu aku pernah kepikiran, kalau cover buku itu comot dari google terus diedit dikit *mulai ngelantur*
    Oh ya, selama yang aku lihat selama ini, cover buku Gagasmedia itu yang paling… emm apa ya? Menarik hati loh. Nggak setengah-setengah kalau bikin. Jadinya, saya pengen beli terus bukunya, padahal uang sudah menipis. T.T
    tapi Ko Jeffri Fernando, saya iri padamu. Kenapa? Karena kamu bisa baca naskah dengan gratis *Plaaak*

    Salam hangat,

    Nanda Febri
    @milo389
    febrifebruary03@gmail.com

  7. Wao… ternyata desain cover jg punya tantangan g kalah berat dr bikin novelnya sendiri. keren.

  8. Wao… ternyata desain cover jg punya tantangan g kalah berat dr bikin novelnya sendiri. keren.

    Dian S
    @dianputuamijaya
    dian_putu26@yahoo.com

  9. berkat cover gagas yang ciamik bukunya jadi laris manis, satu point plus karena cover mempengaruhi orang untuk beli bukunya apa nggak, yah walau kadang isinya ngak sebagus covernya🙂

  10. kak ,, postingannya tambah lama tambah menarik..
    sekarang jadi tau siapa sih orang yang berjasa nge desain cover buku yang baguss – baguss itu sampe bisa mempengaruhi orang buat beli.

    lita
    @Litaa_FAN
    yangchen85@yahoo.com

  11. Berat bener tugasnya ko jeffri -,-
    udah mesti pikirkan ide cover, mesti baca dulu juga naskahnya biar dapat ide.
    Imajinasinya benar-benar dipakai ini =))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: