#STPC Interview: Meet the Author Kireina Enno @Bukune

20130819-105102.jpg

kir

17446813

 

Senang banget hari ini Lust and Coffee kedatangan tamu dari jejeran penulis #STPC. Kali ini, Kireina Enno yang akrab disapa Enno yang akan berbincang dengan Lust and Coffee.

Berikut petikan interview yang dilakukan secara online dengan Enno.

 

Mengapa memilih Barcelona sebagai setting novelnya?

Masih jarang novel yang mengambil Barcelona sebagai setting. Kalau pun ada, biasanya pasti ada unsur sepakbola. Setahu saya, di luar klub sepakbolanya yang terkenal, Barcelona adalah kota seni dan salah satu kota terindah dan teromantis di Eropa setelah Paris. Barcelona juga kota kelahiran banyak sekali seniman dunia, termasuk Pablo Picasso. Saya menyukai seni, jadi saya pilih Barcelona. Dan saya memang sengaja tidak menyebut-nyebut sepakbolanya🙂

 

Siapa yang menentukan setting novel: penulis atau editor?

Saya disodori daftar kota-kota yang sudah ditentukan redaksi untuk dipilih. Saya memilih Barcelona, karena alasan yang sudah saya sebutkan.

 

Satu kata yang bisa mendeskripsikan Barcelona:

Eksotik

 

Berapa lama proses menulis novel ini?

Kurang lebih tiga bulan (termasuk riset dua minggu)

 

Apakah ada pengalaman menarik selama proses penulisan Barcelona?

Menjadi bagian dari tim penulis STPC adalah pengalaman yang menarik dan merupakan kehormatan bagi saya. Karena sebagian besar penulisnya adalah novelis-novelis yang lebih berpengalaman dari saya.

 

Jika novel Barcelona difilmkan, siapa yang cocok untuk memerankan:

Katya: Elyzia Mulachela kayaknya oke. Cantik dan sederhana.

Manuel: Kayaknya dia harus orang Spanyol.

Sandra: Kimberly Ryder. Cantik banget, riang dan kelihatan angkuh.

Evan: Hmm… siapa ya? Harus lebih tua beberapa tahun dari pemeran Katya dan Sandra. Fedi Nuril mungkin J

 

Berapa lama riset yang dibutuhkan sebelum menulis novel ini? Apakah ada narasumber yang membantu?

Sebelum menulis, saya meriset dua minggu penuh, dari berbagai sumber. Artikel internet, buku-buku traveling, film-film dvd dan Youtube. Ya, saya juga mencari narasumber untuk ditanyai hal-hal umum yang biasanya luput diceritakan dalam artikel. Misalnya bagaimana cuaca dan suhu sehari-hari, jarak dari satu lokasi ke lokasi lain (dalam hitungan menit), karakter umum penduduk, dan hal-hal semacam itu. Narasumber saya adalah teman-teman yang sudah pernah pergi ke Barcelona.

Bagaimana perasaan Enno mulai dari dipilih sebagai salah satu penulis STPC, proses menulis, dirilisnya Barcelona?

Tadinya tidak percaya kalau ikut menjadi bagian dari seri ini, ketika tahu mayoritas penulisnya lebih senior dan sudah menghasilkan banyak novel, dibanding saya yang baru punya satu (Selamanya Cinta). Karena waktu proses menulis, saya cenderung sangat hati-hati, karena saya tidak hanya membawa nama saya sebagai penulis, tetapi juga nama teman-teman yang lain yang lebih senior itu. Waktu akhirnya Barcelona Te Amo dirilis, rasanya lega dan bangga menjadi bagian dari serial ini. Meskipun masih ada rasa tidak puas. Tetapi saya memang punya prinsip tidak boleh cepat puas dalam berkarya.

Adakah tokoh yang mirip dengan kepribadian Enno?

Katya yang sering muram dan galau itu agak mirip saya. Hehe..

 

Punya lagu favorit yang bisa didengarkan ketika membaca novel Barcelona?

Waktu menulis Barcelona Te Amo, yang paling sering saya dengarkan berulang-ulang karena cocok dengan atmosfir cerita adalah:

1. Back Into You – Amber Davis

2. Breathe Again – Sara Bareilles

3. Saving Me – Nickleback

4. Better in Time – Leona Lewis

5. Sparks Fly – Taylor Swift

6. Fall For You – Secondhand Serenade

7. Good Bye – Greg Laswell

8. Never Say Never – The Fray

Terima kasih banyak atas waktunya untuk menjawab 10 pertanyaan dari saya ^^

 

Stay tuned di Lust and Coffee, karena masih ada interview, review dan giveaway novel-novel seri #STPC lain yang siap dibagikan untuk kamu.

 

Until next time ^^

20130725-125307.jpg

About lustandcoffee

A housewife, a mother, a passionate literati, a writer, a tea addict & occasional traveler. I also translate some articles for a business magazine. I'm a contributor for Writer's Magz Indonesia.

Posted on September 8, 2013, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 9 Comments.

  1. Terima kasih karena sudah memertemukan dengan author #STPC lainnya😀 ini rupanya pengarang dari STPC by Bukune^^ saya rasa beda yang terlihat dari segi cover ya mungkin^^ kalau dari segi pengarang saya rasa semuanya samasama doing all their best dan bersungguh-sungguh; salut😀

    saya senang membaca gimana kak kirei ingin bisa mengulik Barcelona sebagai kota yg juga sarat seni dan romansa, gak hanya bola xD

    lalu juga rasanya menyenangkan juga bisa dari interview ini mendapat insight yg lebih dekat lagi mengenai proses pembuatan novelnya dari sisi penulis :DD sampai soal lagu yg menemani waktu penulisan dst xDb

    terima kasih banyak both buat kak yuska dan kak enno^^ semoga sukses dan semoga suatu saat saya bisa nyusul seperti kakak semua yg bisa nerbitin tulisannya ^^a sekali lagi, rasanya banyak yg bisa saya jadikan pelajaran. terima kasih :Db

    Khairisa R.P (K.R. Primawestri)
    reddishdelight@yahoo.co.id
    @rd_lite

  2. iin ekawati markus

    inreviewnya menarik yah…. teman2 udah banyak yang baca seri STPC yg satu ini, tpi blum smpat… tugas kuliah numpuk soalnya…. tpi bisa dengar mreka ceritanya asik.. jdi pengend ikut baca juga….

    SUkses terus buat kak Yuska dan kak enno…

    Iin ekawati markus
    indahstewart@gmail.com
    @nila_adam

  3. sebenernya plot Barcelona agak mirip dengan Roma, banyak berbicara tentang lukisan, bedanya kalau Roma menyisipkan juga tentang sepak bola, dan berharapnya sih Barcelona nggak melulu tentang lukisan🙂

  4. Hei, Mbak Enno,terima kasih sudah mau berbagi pengalaman menulis😀 Aku suka benget loh serial STPC. Tapi, aku belum punya kesempatan membaca Barcelona.
    Dari sesi tanya jawab ini, nggak tau kenapa saya senyum sendiri. Apalagi pas pertanyaan siapa yang cocok memerankan tokoh di novel kalau di filmkan. Mau tahu reaksiku? Aku. Berdiri di pojok. Ngakak. Nggak bisa berhenti.
    Fedi Nuril? Ngakak kuadrat. Kenapa ngakak? Aku kira pemeran ceweknya itu orang luar negeri. Soalnya, namanya susah sih. Tapi, setelah googling, cari tau siapa pemeran ceweknya, aku malah ngakak terus. Ternyata mereka semua orang Indonesia ya. Maklum, aku kalau liat film, jarang liat nama pemeran filmnya. Hahahaha.
    Eh, Tapi Mbak Enno, kalau liat komentar sebelumnya, saya malah makin penasaran sama novelnya loh. Soalnya banyak kontroversi *yaelah bahasanya…* Soalnya ada yang bilang kalau di sini pembahasan masalah seninya itu terlalu…. dan ada yang bilang pada komposisi yang tepat. Jadinya, saya penasaran. Ini yang bener yang mana.
    Tapi, kalau saya boleh iri, saya iri banget kenapa Mbak Enno bisa riset hanya dalam waktu 2 minggu? KENAPAAAAA??? Aku nggak bisa riset secepat itu T.T

    Salam hangat,

    Nanda Febri
    @milo389
    febrifebruary03@gmail.com

  5. hal yang aku lakuin sewaktu baca rinterview ini malah searching nama artis Elyzia Mulachela yang disebutkan diatas..
    begitu kudetnya aku ga tau kalau itu aktris indonesia -_-”
    Banyak juga track lagu favoritnya yang sama kaya aku ternyata😀

    Intan Ratnasari
    @_tantintun

  6. Saat membaca Barcelona Te Amo, aku sangat terpukau dg pengetahuan seninya. Karakter Katya pun terasa sekali. Eh, ternyata itu penulisnya. Hem, ditunggu interview lainnya.

    Dian S
    @dianputuamijaya
    dian_putu26@yahoo.com

  7. kayaknya risetnya dalem banget yaa. terutama tentang ”seni”
    pertama kali denger barcelona , aku pikir bakal ngebahas bola. ternyata bukan …

    lita
    @Litaa_FAN
    yangchen85@yahoo.com

  8. Cukup lama juga risetnya ^^
    saya belom pernah baca tulisan mbak Enno ini, jadinya kurang tau gimana ciri khas kepenulisannya🙂
    Saya juga kalo mendapat kesempatan kayak mbak Enno, pastinya bangga bisa menjadi bagian penulis STPC ^^;

  9. Wah, Mbak Enno! Sempet gregetan baca Selamanya Cinta. Soalnya, saya pikir ceritanya flat sekali. Ternyata “pembelokan” endingnya bener-bener bikin mengumpat (sorry, kalau ceritanya terlalu mengejutkan dan memukau tibai-tiba saya suka otomatis mengumpat. Maaf-_-v). Jujur, penasaran total sama buku Mbak Enno yang ini. Apakah saya juga akan bereaksi sama? Wah, jadi nggak sabar ><

    Natasha Adelina
    @natashey
    natasha.adelina@gmail.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: