[Book Review + Giveaway] Barcelona, Te Amo by Kireina Enno @Bukune #STPC

20130819-105102.jpg

book_info17446813Judul : Barcelona Te Amo

Penulis : Kireina Enno
Penerbit : Bukune
Terbit : Februari 2013
Jumlah Halaman : 266
Genre: Travel Literature, Romance
Harga: Rp. 46,000
book_blurbTadinya, musim panas selalu muram.Lalu, dia datang dengan senyumnya yang indah.ketika waktu mendamba detik-detik yang hangat dari matanya. Entah bagaimana, hati Katya begitu dingin ketika menepis uluran tangan dari laki-laki itu.Kesepian pun menghantamnya.Sepanjang La Rambla, angin menepi.

Sayap-sayapnya membawa Katya menari di antara pilar-pilar Gothic Quarter yang sunyi.

Membangkitkan rindu kepadanya,

seperti ombak kepada pantai yang menunggu.

Maka, di sinilah Katya berada kini.

Menyambut genggaman tangannya.

Di Place de Catalunya, tempat merpati bercengkerama.

Ketika matahari menyinari Barcelona.

Dia bagai musim panas yang begitu indah.

“Te amo,” pelan ucap Katya. Akankah dia dengar?

Te amo siempre,

Kireina Enno

thoughtsNovel ini bercerita tentang cinta dan persahabatan. Kisah bermula dari 3 anak manusia yang dipertemukan menjadi sahabat. Katya, Evan, dan Sandra. Katya adalah seorang anak yatim piatu yang oleh pamannya (Om Prana-Ayah Sandra) yang sudah dianggap sebagai anak. Katya dan Sandra hidup bersama dan menjadikan hubungan mereka semakin erat. Kasih sayang Om Prana terhadap Katya pun terihat saat Omnya membelikan alat alat lukis kepada Katya yang dasarnya memiliki hobi melukis. Konflik muncul saat Sandra menyatakan perasaanya kepada Evan.

“Kenapa kamu bingung? Kamu juga cinta sama Sandra kan?”
“Aku nggak tahu.”
“Kok nggak tahu?” Katya terbelalak. “Itu jawaban yang aneh. Aku tahu kamu cinta sama Sandra!”
” Yah, mungkin. Aku cinta sama Sandra. Tapi, aku juga cinta sama kamu.”
hal. 27 Barcelona, Te Amo
Demi kebahagiaan Sandra, Katya memutuskan untuk kuliah di Barcelona yang juga almameter sang Paman. Di Barcelona Katya bekerja di sebuah galeri, dimana pemiliknya juga merupakan teman Om Prana. Sembari bekerja dan kuliah, Katya sesekali masih melukis untuk mengekspresikan perasaannya. Hingga lukisannya mempertemukan Katya dengan salah satu kurator seni yang terkenal. Senor Estefan.
Sementara itu, hubungan Evan dan Sandra semakin memburuk. Evan memutuskan pergi ke Kopenhagen dan Sandra pergi ke Barcelona secara mendadak. Dan bisa dibaca kelanjutannya di novel ini.
Ini adalah buku keempat dari proyek ‘Setiap tempat punya cerita’. Bukunya tidak terlalu tebal (jika dibandingkan dengan Last Minute in Manhattan dan Roma), jadi dipegang dan dibacanya pun enak dan nyaman. Deskripsi tempatnya pun mendetail, sampe sampe saya jadi ingin sesekali berkunjung ke Barcelona. Karakter karakternya cukup kuat, walaupun pada awalnya saya sempat bingung karena memakai sudut pandang ketiga ternyata (tadinya aku kira mau pake sudut pandang yang pertama). Dialog Katya masih agak kaku, tapi mungkin pengarang memang sengaja untuk menunjukkan bahwa Katya ini memang formal dan kaku. Karakter Evan yang plinplan dan Sandra yang drama queen membuat saya seperti nonton sinetron. Tapi untungnya, diracik dengan porsi yang cukup. Jadi, tidak terlalu berlebihan. Namun sayangnya, ending yang sedikit dipaksakan membuat saya cukup memberikan 3 bintang untuk buku ini.
Saya agak menyayangkan pernikahan Evan dan Sandra. Karena apa? Karena menurut saya, Evan jelas jelas bilang kalau dia mencintai Sandra tidak sebesar Evan mencintai Katya. Tapi kok malah diteruskan ke pernikahan? Saya tahu kalau ‘tidur bareng’ menjadi alasan pernikahan mereka. Tapi apakah malah tidak akan menimbulkan masalah yang lebih rumit?
Dan hubungan antara Katya dan Manuel kurang dibumbui adegan romantis hehe :p Intinya kurang banyak dan porsi Manuel terasa lebih sedikit dibandingkan dengan Katya, Evan, dan Sandra.
Ini pertama kalinya membaca buku Mba Enno. Dan tentu saja, saya akan menunggu buku berikutnya dengan senang hati.
Salam buku.
20130822-080403.jpg
GRhanifa
STPCGA

Ada 3 paket hadiah yang akan dibagikan pada akhir bulan September untuk 3 orang pemenang yang beruntung.

Caranya gampang banget:

1. Follow akun @Gagasmedia @Bukune dan @kireinaenno

2. Twit link review + giveaway ini dengan kalimat seperti ini:

Mau dapetin paket novel #STPC dari @yuska77 @Gagasmedia @Bukune? Klik aja bit.ly/17YRdVb

3. Isi di kolom komentar tentang pendapatmu mengenai review novel Barcelona, Te Amo. Jangan lupa untuk mencantumkan:

Nama, akun twitter, dan email.

4. Setiap komentar yang kamu tinggalkan di tiap postingan dan twit selama proyek #STPC berlangsung akan mendapat 1 entry. Misalnya, kamu ngetwit link review + giveaway Barcelona, Te Amo juga meninggalkan komentar, maka kamu mendapatkan 2 entries.

5. Jangan lupa, besok ada postingan interview bersama Kireina Enno. So, stay tuned ya.

Good luck ^^

20130725-125307.jpg

About lustandcoffee

A housewife, a mother, a passionate literati, a writer, a tea addict & occasional traveler. I also translate some articles for a business magazine. I'm a contributor for Writer's Magz Indonesia.

Posted on September 7, 2013, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 29 Comments.

  1. Hey we are gonna meet a new author with new journey of #STPC books right?😀 Barcelo-o-na😀 jujur saja memang bagi saya memang gak akan mengherankan kalau setting kota itu akan cocok untuk latar kisah seorang yang artsy dengan begron masalah cinta A___A #plak

    dari reviewnya saya rasa ceritanya mungkin secara sekilas mengandung problema-problema dewasa kini #tsah yang mungkin “gak baru” tapi saya rasa di sini ada suatu teknik penceritaan/penulisan yang membuat novel ini tetap “delivered” dengan baik😀 *salaman dulu buat reviewer yang ketauan udah banyak baca*

    jujur saja saya sebenarnya masih agak butuh penjelasan lagi tentang gimana maksud dari karakter si *scroll* Evan yang katanya plin-plin dan Sandra yang dibilang dramaqueen itu sebagaimana “tipikal”nya kalau menilik dari isi reviewnya?

    lalu juga dari poin soal konflik apa yang terusan terjadi di buku ini karena kok rasanya kalau dari kilasan ceritanya yang disajikan itu terasa “terpenggal janggal” gitu karena sudah terlanjur dibilang dalam review kalau *scroll* uhm, “ya udah” sandra ke barcelona tapi ada masalah sama evan, tapi kan katya udah ketemu kurator ganteng itu toh? A___A ehehe. ups dan ternyata sudah “diperingatkan” di review kalau evan menikah dengan sandra nantinya… nah lho A___A malah bikin makin mindblowing =))

    sebelumnya maaf karena harusnya itu pertanyaan yang mungkin bisa saya temukan jawabannya di bukunya ^^a tapi terima kasih atas gambaran isi bukunya yang sudah diberikan😀 semoga sukses, saya akan setia dengan even #STPC ini sebisa saya😀

    [!!!] PS saya ingin sekalian mengucapkan selamat untuk Kak Yuska yang kalau saya tidak salah baca, karyanya masuk dalam 20 besar projek 20 Deadly Sins GagasMedia bukan?😀 semoga sukses dan sekali lagi selamat😀

    Regards,
    Khairisa R.P
    reddishdelight@yahoo.co.id
    @rd_lite

  2. iin ekawati markus

    selalu ikutin postingannya kak yuska.. tapi seringx cuma jadi silent reader aja.. hehehe…
    untuk buku STPC yang satu ini, aku paling gemar. apalagi tempatnya itu barcelona.. jadi suka sama buku yang satu ini. trus karakter kedua toko pun saling melengkapi satu sama lain, jadi greget aja gitu tiap buka halamannya.

    sukses terus buat kak Yuska
    Iin ekawati markus
    @nila_adam
    indahstewart@gmail.com

  3. iin ekawati markus

    pkokx… kak yuska top banget deh reviewx

  4. Reviewnya makin objektif. Dimana kita juga diberitahu kelemahan2nya juga. Jadi, kita g terbuai sama pesonanya saja, tapi saat nanti kita membaca, kita jg tdk terkejut sama kelemahan yang kita temukan krn sudah baca review mbak.

    @dianputuamijaya
    dian_putu26@yahoo.com

  5. Barcelona, aku kira tentang Bola ini novel. Hahahaha. Maklum, saya belum baca. Dilihat dari reviewnya, kok saya merasa kurang greget ya? Ini pendapat saya loh. Satu-satunya yang menarik perhatian saya itu tentang daerah Barcelona yang disebutkan di review tadi. Oh ya dan satu lagi. Tadi menyinggung masalah melukis, aku suka banget tuh kalau bawa-bawa seni. Mendeskripsikan orang berjiwa seni itu, kan susah. Maksudnya, pikiran mereka cenderung mengalir bebas dan agak greget plus ajaib. Dan itu bikin aku tertarik dengan sikap apa yang akan dibawakan Katya di novel.
    Terus, sebenarnya, saya agak kecewa dengan reviewnya. Kenapa? Karena bocorin endingnya. Saya senang sekali baca review, karena keinginan saya membaca pasti akan semakin kuat. Tapi, kalau saya tahu endingnya, rasanya… kemungkinan rasa simpati saya kepada tokoh yang akan dibaca nanti makin berkurang.
    Reviewnya sudah bagus kok. Mungkin kalau di Goodreads, ada sebagian review yang harus di hide karena mengandung spoiler. Hehehe

    Salam hangat,

    Nanda Febri
    @milo389
    febrifebruary03@gmail.com

    • Halooo terimakasih atas komentarnya hahaha. Mungkin review dri blog saya belum tercopy semuaaa yaaa. Sebenernya sudah ada tulisan spoiler Alertnya. Jadi maaf ya kalo ternyata baca review ini jadi ‘kebablasan’🙂

  6. reviewnya tidak terlalu panjang tapi cukup jelas. lagi-lagi saya suka membaca review mbak Yuska yang memperkenalkan karakter-karakter tokohnya lebih dalam sehingga lebih objektif menilai ceritanya.

    nama:Irnalasari
    twitter: @irnari
    email: irnalasari@ymail.com

  7. Barcelona.
    Kalo dengar nama kota ini, 2 hal yang terlintas di pikiran saya.
    1. Klub bola terkenal sejagad raya itu, dan
    2. Sepupu perempuan saya.

    Well, kenapa saya teringat sepupu saya saat mendengar atau membaca segala sesuatu Barcelona? mungkin ini akan terdengar klise.

    Sepupu saya penggemar klub Barcelona dan desperately bercita-cita ingin mengunjungi kota itu, suatu saat nanti. Dia begitu cinta dengan kota itu sampai bernazar, suatu hari kelak saya akan mengajukan ‘kunjungan ke Barcelona’ sebagai mahar pernikhan kepada calon suami saya. Begitu katanya, kepada saya suatu siang.
    Saya sempat tercengang. Gila nih anak, segitu ngebetnya pengen ke Barcelona. Emang apa hebatnya kota itu? Saya sendiri cuma penasaran sama kota Tokyo dan New York. Belum segitu ngebet sama kota-kota di Eropa.

    Nah, hubungannya review ini sama cerita saya diatas adalah saya jadi bisa (sedikit) memahami perasaan kagum sepupu saya itu terhadap kota Barcelona. Dia selalu mengagung-agungkan keromantisan kota Barcelona dan ‘ngimpi’ ingin bulan madu disana. Mungkin setelah membaca keseluruhan isi novel ini, saya akan langsung merekomendasikan bukunya kepada sepupu saya. Semoga dia tidak nekat ke Barcelona sendiri setelah baca bukunya nanti. Hehehe.

    Singkat kata, review mbak Yuska keren. Interview dengan penulisnya juga keren. Saya mau baca sendiri, seeksotis apa kota Barcelona ini. Semoga bisa terwujud dalam waktu dekat. Amin.😉

    -Dian Maya-
    @dianmayy

  8. Barcelona, seni lukis-kurator seni, cinta segitiga,.. Dalam bayanganku langsung muncul kata “Romantis”, tapi kalau dari review mbak Yuska katanya kurang romantis.😛
    Evan menikah dengan Sandra, waaaah mbak kok dibocorin siiiih endingnya?? Hi5
    Sisakan aku rasa penasarannya,.. Pengen tau, seindah apa Setting yang dibangun, soalnya kan inti novel ini setiap TEMPAT punya cerita, selain cerita aku berharap menikmati tempat yang digambarkan.
    3bintang?🙂 its mean cukup bagus, begitu bukan… *Lah kok aku yang komen*, aku belum punya 1 seri pun, semoga ini jadi yang pertama aku punya #Ngarep.

  9. Barcelona juga buku Kireina Enno pertama yang aku baca, sampe sekarang belum bikin reviewnya karena males, heheheh. biasa aja sih kalau menurutku, settingnya nggak terlalu kerasa, dari segi konfliknya pun biasa🙂

  10. novel “Barcelona” bagus🙂. aku lebih suka pada pengkarakterannya soalnya karakter masing” tokoh kuat. jalan ceritanya menarik🙂.
    aku jadi kepingin pergi kesana hehehe…
    aku tunggu novel yang lainnya😀

  11. Reviewnya mengandung spoiler :p
    yah walaupun saya pecinta spoiler sih
    hahaha
    tapi aku juga udah tau garis besar isi novelnya waktu baca-baca di toko buku, dan emang euuuuh sandra ini drama queen bangeeet:/
    Setuju juga dengan review ini kalau hubungan katya dan manuel kurang >.<

    Intan Ratnasari
    @_tantintun
    ymmot_in@hotmail.com

  12. Sejujurnya, Barcelona Te Amo adalah seri #STPC paling asing ditelingaku. Atau mungkin jarang ada yang mengulas reviewnya ya ketimbang #STPC lainnya?

    Yang aku salut dari penulis buku ini adalah di usianya yang masih muda, karyanya mampu berjejer dengan penulis yang sudah lebih senior di #STPC. Jadi penasaran ama tulisannya. Barcelona yang aku tahu identik dengan sepakbola, gyahahaha… ~~~(/´▽`)/

    Dibandingkan ini, aku lebih suka gaya penulisan Kak Yuska dipostingan Bankok, lebih rapi. Postingan review ini kenapa nggak ada spasi di antar paragraf ya? Jadi agak capek bacanya… (‘-’ ) (._. ) ( ._.) ( ‘-’)

    Luckty Giyan Sukarno
    @lucktygs
    emangkenapa_pustakawin[at]yahoo[dot]com

    URL Share:
    Twitter: https://twitter.com/lucktygs/status/377098548266799104
    Facebook: http://www.facebook.com/luckty/posts/10201874131555305
    Blog: http://catatanluckty.blogspot.com/2013/09/giveaway-barcelona-te-amo-by-kireina.html

    #TebarGaramKeberuntungan
    #MerapalJampiJampiBuntelan

  13. Review-nya tentu saja… singkat, jelas, dan padat. Hanifah sepertinya memiliki banyak pertanyaan setelah selesai membaca buku ini, dan pasti sangat sulit untuknya agar membuat review tetap di dalam jalur tanpa membocorkan spoiler. Saya sendiri juga kadang masih merasa kesulitan dalam mereview sebuah buku, terutama dalam menjaga agar tidak membocorkan terlalu jauh isi buku tersebut.

    Sama seperti seri STPC lainnya, dengan adanya review ini saja jadi semakin ingin memiliki dan juga membacanya😀

    Tammy Rahmasari
    @alizarinnn
    keikokukien28@gmail.com

  14. dari review yg saya baca ini, menurut saya ka yuska sangat objektif dalam menilai buku ini. karena ka yuska tak segan untuk mengkritik hal-hal yg sepertinya kurang, padahal ada kemungkinan penulisnya bisa membacanya. Tp bukan hanya kekurangan, kelebihannya jg tetap ka yuska terangkan. Walaupun semua tergantung pd selera masing-masing.

    Ruth Munthe
    @ruthmunthe
    munthe.ruth@gmail.com

  15. bener – bener review !! karna bukan hanya kelebihan yang dibahas , tapi juga kekurangannya.
    aku kira novel ini bakal bahas tentang bola..

    lita
    @Litaa_FAN
    yangchen85@yahoo.com

  16. Review yang menarik, tanpa basa-basi dan tepat pada inti. Saya jadi bisa membayangkan bagaimana jalan cerita dari novel Barcelon Te Amo ini, Saya pun ingin menikmati tempat-tempat yang ada di Barcelona walau hanya melalui sebuah buku. Walau dapat membayangi bagaimana jalan ceritanya, hal tersebut tetap tidak mengurangi rasa penasaran saya terhadap buku ini. Karena itu saya sangat berharap untuk mendapat kesempatan memenangkan giveaway ini =)) amiiiin..

    Yuni Ayu Amida
    @yuniamidong
    yuniayuamida@yahoo.com

  17. Yeah! akhirnya ada review berspoiler😄 #salahFOKUS
    First of all, sementara ini aku masih enek sama kota Barcelona gara-gara Leo Messi *maaf buat fansnya ;p* jadi liat STPC Barca juga ga minat baca sih. Baca review ini aku malah inget filmnya SRK yang Kabhi Kushi, Khabi Gham. Mungkin kalo ada rejeki lebih nanti aku coba baca ini ;p

    Share:
    Blog: http://crescentonivy.blogspot.com/2013/09/list-giveaway-buku-bbi-september-2013.html
    Tweet: https://twitter.com/Dmigia/status/377991256116166656

    Ashtrie Karana Putrie
    @Dmigia
    shinigami_light @ ymail. com

  18. Review-nya terlalu singkat kalo menurut saya kak, heheheh. Tapi cukup menggambarkan garis besar cerita buku ini. Jujur, saya belum pernah baca satupun seri STPC dari Bukune. Pas baca review yang singkat ini kok malah cukup penasaran ya? ._. apalagi temen di goodreads pernah merekomendasikan Barcelona, Te Amo. Katanya karena aku suka romance yang manis-manis plus karakter loveable, buku ini worth it dibaca. Katanya sih… Tapi masih sedikit ragu sampe sekarang(makanya cari-cari giveaway), wakakakak.

    Nama: Ariansyah
    email: ariansyahabo@gmail.com
    akun twitter: @ariansyahABO

    share: https://twitter.com/ariansyahABO/status/378092617268879360

  19. Duh, kok guest reviewer nya ngebocorin ending sih? T.T saya yang belom baca bukunya jadi males buat baca karena udah tau duluan hahaha

    Dari reviewnya, sepertinya dalam buku ini terlihat datar-datar saja alurnya. Saya juga enggak terlalu suka kalau dialognya kaku, walaupun itu mau dibuat kesannya si tokoh tipe orang kaku .

    Delta Kenda Ramadita
    @DeltaYordani
    iam(dot)deltayordani(at)gmail(dot)com

  20. oke, sebelumnya aku baru tau kalau #STPC series juga ada yang terbitan Bukune
    apa ya kak bedanya terbitan Gagas dan Bukune? penasaran aku jadinya

    review buku Barcelona ini menurut aku too much information about the ending kak hehe
    harusnya kakak jangan ngasih tau readers endingnyaaa dooooong kan jadinya gak seru lagi :”)
    tapi walaupun begitu, aku tetep pengen tau seperti apa #STPC series terbitan Bukune ini.
    dan apa yang ngebedain sama terbitan GagasMedia.

    Shyntia Hani Tiara Putri
    @tiaraaaaputri
    shyntia_hani@yahoo.com
    hani_shyntia@yahoo.com

  21. setelah sekian lama nunggu review seri STPC ini, akhirnya ada yang ngereview juga ^^

    ini reviewnya lebih singkat dari pada Bangkok sama Melbourne ya?🙂 jarang-jarang ada novel yg bertempat di Barcelona bikin aku penasaran sama novel ini..pengen tahu cerita lengkapnya gimana hehe.. ^^

    Resita Putri
    @ResitaPutri_07
    resitaputri1@gmail.com

  22. Nah, kali ini Barcelona. Lagi-lagi masalahku adalah ‘always judge a book by its cover’ :p jadi, saat melihat novel ini malang melintang di toko buku, aku hanya berumam “Ah, Barcelona? Oh.” haha;D

    Tapi, lagi-lagi review-mu membuatku penasaran untuk membaca cerita ini. Mungkin, memang selalu ada cerita menarik di dalam sebuah novel yang kita pandang tak semenarik itu. So, aku ingin membacanya untuk membuktukan bahwa apakah novel ini benar-benar memiliki ‘kepenarikan’ di balik negara Barcelona yang aku sangsikan? Who knows? ;p

    Hidya Nuralfi Mentari
    @hidyanuralfi
    hidya.nuralfi@gmail.com

  23. Duh, penasaran sekali sama cerita Mbak Enno yang ini. Meskipun ide awal ceritanya tampak nggak jauh berbeda dengan buku Mbak Enno yang sebelumnya, tapi bet it’ll worth it. Lebih ke faktor udah nge-fans sama Mbak Enno juga, sih, hehehe.

    Dan Barcelona, penasaran sekali dengan kota tersebut. Saya selalu melihat Spanyol dari Madrid-nya (bahkan soal tim sepakbola, meski bukan penggemar bola, keluarga saya umumnya Madridista:D). Meski begitu, Barcelona seperti menyimpan cerita yang menarik. Apalagi jika diramu Mbak Enno. Aduh, tambah penasaran!

    Mbak Yuska, tanggungjawab, ya:D

    Natasha Adelina
    @natashey
    natasha.adelina@gmail.com

  24. Seri STPC yang paling nggak saya lirik, entah kenapa. Dan beberapa kali nyari review-nya supaya minat buat beli, tapi belum dapat yang cocok–ehm, ya, termasuk yang ini, hehe. Tapi saya memang berencana mengoleksi semua seri STPC, dimulai dari yang paling saya suka dulu–beberapa udah saya baca dan suka. Barangkali mau mencoba yang Selamanya Cinta dulu
    sblm berkenalan dg Barcelona–ada satu review yang membuat saya tertarik.🙂

    -Ahmad Turkhamun-

    turkhamun_ahmad@yahoo.com
    @thuthur22r

  25. hm.. baca dari review ini sepertinya ending novelnya agak mengganjal hati..
    sebenernya gak setuju sama reviewer yang bocorin endingnya yang bagian evan dan sandra nikah, tapi kalo ga gitu reviewer jadi ga bisa ngngkapin kekecewaannya sama ending yah..

    Ratri Aulia
    @auliaaRatri
    aulian_rhtri@ymail.com

  26. Menurutku review dari Yuska ini bagus. Dia ngasihtau kita yang belum tahu isi buku Barcelona Te Amo dengan rinci. Mulai dari siapa tokoh-tokoh yang ada beserta sifatnya, rincian ceritanya walaupun hanya sebagian agar kita bisa tahu inti dari isi novel ini, dan positif & negatif dari novel Barcelona Te Amo.
    Juga buat kita yang belum membaca pun menjadi tertarik utk membaca novel ini karena temanya tentang percintaan dan cinta yang mungkin seperti ‘bimbang memilih’ yaitu melalui sosok Evan yang bingung memilih Sandra ataupun Katya. Namun akhirnya memilih Sandra sebagai pelabuhan terakhirnya.
    Sepertinya utk kami kaum remaja , novel ini cukup menarik dibaca. Mengingat kami kental dengan cerita cinta dan galau ala masa muda :p tapi dari keseluruhan antara review dari penulis dan dari Yuska ini, semua bagus dan bikin semakin pengen baca Barcelona Te Amo. Dan berharap suatu saat bisa ke Barcelona seperti cerita Sandra :p

    Rizka S Laras, @rslaras, sagitalarasati22@yahoo.com🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: