Scene on Three 4: Some Girls, Some Hats and Hitler

sceneon3

Nggak berasa udah sampai di tanggal 23 Agustus, hari Jumat pulak. Hari ini lebih spesial karena bertepatan dengan hari ultah bokap gue :’) Jadi agak sentimental pagi-pagi.

Untuk Scene on Three ke-4 ini, gue akan mengambil sedikit cuplikan dari memoir Some Girls, Some Hats and Hitler yang ditulis oleh Trudi Kanter. Buku ini bercerita tentang kisah cinta antara Trudi dengan Walter di era Holocaust yang merebak di Austria.

 

20130821-033002.jpg

Much later, I learnt that Steffi had asked my parents regularly if they needed money. The answer was always the same: ‘No, no, Trudi left us plenty. If we need anything, we will tell you.’ The fact was that they had been robbed of almost everything and were penniless. They were selling what was left of their possessions, one by one. (p. 178)

Hampir semua orangtua tidak ingin memyusahkan anaknya. Walau sudah sulit secara finansial, mereka tidak akan meminta kepada anaknya. Asli, pas baca scene di atas, gue teringat sama ortu dan ngebayangin kalau sampai ada kejadian kayak gitu. *langsung mellow*

sceneonthree

Ikutan Scene on Three yuk. Caranya:

    1. Tuliskan suatu adegan atau deskripsi pemandangan/manusia/situasi/kota dan sebagainya ke dalam suatu post.
    2. Jelaskan mengapa adegan atau deskripsi itu menarik, menurut versi kalian masing-masing.
    3. Jangan lupa cantumkan button Scene on Three di dalam post dengan link menuju blog Bacaan B.Zee.
    4. Masukkan link post kalian ke link tools yang ada di bawah post Bacaan B.Zee, sekalian saling mengunjungi sesama peserta Scene on Three.
    5. Meme ini diadakan setiap tanggal yang mengandung angka tiga, sesuai dengan ketersediaan tanggal di bulan tersebut (tanggal 3, 13, 23, 30, dan 31).

Until next time!

20130330-114856.jpg

About lustandcoffee

A housewife, a mother, a passionate literati, a writer, a tea addict & occasional traveler. I also translate some articles for a business magazine. I'm a contributor for Writer's Magz Indonesia.

Posted on August 23, 2013, in Uncategorized and tagged , , , . Bookmark the permalink. 8 Comments.

  1. Iya, mbak. Ortu tuh gitu banget yaaa (teringat mama yang selalu ngalah sama anak2nya) X(

  2. Hiks, iya banget *ikut mellow*
    Selamat ulang tahun papanya kak Yuska *telat sehari*

  3. Hiks iya beneran. Ah ini hebatnya fiksi. Terkadang ia menuliskan apa yang ada di dunia nyata. Membuat kita menyadari apa yang mungkin sudah luput untuk kita lihat.(^_^)

    *baca scene on three bikin kita makin banyak belajar*

  4. scene drama keluarga emang selalu memorable

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: