[Book Review] Crying 100 Times by Nakamura Kou @penerbitharu

book_info

cry

book_blurb

 

“To love, to honor. To cherish, to help. Until death do us apart.”

Waktu itu, kami sedang memperbaiki sepeda motor tuaku.

Waktu itu, ia memintaku untuk menjenguk Book, anjing tua kesayanganku yang sekarat.

Dari dulu, Book sangat menyukai suara mesin motorku.

Waktu itu, Aku melamarnya. Waktu itu aku merasa aku adalah pria paling bahagia di dunia.

Aku kira, kebahagiaan ini tidak akan berakhir. Tapi…

thoughts

Scene dibuka dengan Fujii yang mendapat kabar tentang keadaan Book yang buruk. Book adalah seekor anjing yang ia pungut ketika masih bayi. Sejak dipungut Fujii, Book sangat bersemangat jika ia mendengar bunyi deru motor Fujii yang khas. Demi kesembuhan Book, Fujii memperbaiki motornya yang sudah lama tak terpakai atas saran Yoshimi, kekasihnya.

Dengan minim konflik dan pace yang tidak terlalu cepat, gue sempat stuck ditengah-tengah, seperti penulis kalau kena writer’s block.

Lalu, Fujii dan Yoshimi yang mulai serius dalam membina hubungan, pura-pura menikah selama satu tahun sebelum memutuskan untuk benar-benar menikah. Tetapi, di tengah proses tersebut, kondisi fisik Yoshimi mengalami penurunan.

Sudah tidak aneh pasangan di Jepang hidup bersama sebelum menikah, hal yang masih menjadi kontroversi di negara kita walau banyak banget yang melakukannya. Tapi, Nakamura tidak menggambarkannya secara vulgar.

Poin plus novel ini adalah percintaan yang manis, juga hubungan Fujii dengan Book. Gue memang gampang tersentuh dengan anak atau hewan piaraan. Juga kosakata Jepang dan adat-istiadat yang menjadi selipan yang gurih. Endingnya bakal bikin trenyuh kok, jangan lupa siapkan kleenex ya.

quotes

Pengetahuan bercerita kepadaku. Dalam semua hal, akhir adalah hal yang paling penting. Tak terkecuali kehidupan dan cinta, semuanya ada akhirnya. Itulah kenyataannya… Pada dasarnya, dunia yang diberkahi ini adalah perasaan, hasrat biologis, hak, dan kewajiban yang telah dijanjikan hingga akhir kebahagiaan tersebut.

Kurasa kopi dan beef bowl adalah pasangan yang pas.

20130330-114838.jpg

20130330-114856.jpg

About lustandcoffee

A housewife, a mother, a passionate literati, a writer, a tea addict & occasional traveler. I also translate some articles for a business magazine. I'm a contributor for Writer's Magz Indonesia.

Posted on June 14, 2013, in Uncategorized and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 1 Comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: