Blogger Interview: Ijul Yuliyono

ijul

Kali ini gue berhasil mewawancarai Ijul yang punya blog Metropop Lover. Sangat menarik karena jarang-jarang cowok gandrung dengan genre metropop. Untungnya, Ijul sangat berbaik hati bersedia dikorek-korek soal kesukaannya dengan novel metropop.

Berikut wawancara gue dengan Ijul.

Bisa ceritakan awal mulanya melahirkan blog fiksi metropop?

Bisa dibilang, saya agak telat menyukai membaca. Saya suka menulis sejak SD, meskipun tak pernah serius dan belum pernah menyelesaikan satu kisah secara utuh. Mungkin karena itulah, saya banting setir jadi pembaca saja. Booming FLP dan berpuluh-puluh kumcer Islami beberapa tahun silam adalah pijakan awal saya menyukai hobi baca. Lalu, karena merasa bosan dengan ceritanya itu-itu saja, pada suatu ketika saya mencomot novel Cewek Matre-nya Alberthiene Endah, dan larut dalam kisahnya, maka sejak saat itu saya menyukai novel dengan kisah sejenis ini. Sehabis baca, terbitlah keinginan untuk memberitahu banyak orang bahwa ada buku bagus, dan resensi menjadi media yang saya pilih. Sebelum blog, saya lebih dulu aktif menulis resensi di notes facebook.

Apa yang membuat Ijul tertarik untuk membuat blog khusus genre metropop?

Alasannya sederhana saja sih sebenarnya, “Karena saya memang telah jatuh hati pada genre ini sejak pertama baca salah satu novel dari genre ini.” Dan, kalau sudah suka (atau sebaliknya, benci) akan sesuatu kita cenderung akan bilang-bilang ke orang lain, kan? Nah, saya memilih membuat resensi untuk mengungkapkan perasaan ‘jatuh-hati’ saya itu. Alasan lainnya, adalah saya ingin mempersuasi sebanyak mungkin orang untuk juga ikut jatuh hati pada genre ini. Metropop itu legit!

 Selain metropop, apa Ijul suka membaca buku genre lain?

Pada dasarnya saya pembaca semua genre, asalkan fiksi. Entahlah, sepertinya sudah dari ‘sononya’ saya menyukai bualan atau khayalan, dan itu saya dapatkan dari fiksi. Tentu saja, sesekali saya baca buku-buku non fiksi, namun jika melongok ke lemari buku saya, maka dipastikan 98% koleksinya adalah fiksi. Selain metropop (dan romance pada umumnya) saya menyukai membaca novel fantasy, novel Islami, dan novel detektif ala Agatha Christie.

 Ceritakan kesibukan Ijul selain membaca buku dan menulis blog.

Saya seorang pekerja. Saat ini masih dalam posisi staf, bekerja dengan jam kantor 7.30 to 5, Monday to Friday. Berhubung masih sendiri, saya bisa dengan leluasa mengatur kegiatan. Dan, karena saya bukan orang yang terorganisir dengan baik, pun bukan seseorang yang 100% spontan, saya mengikuti kata hati saja, jika sedang ingin melakukan sesuatu, lakukan, jika tidak, ya nggak dilakukan. Belakangan, saya menyukai menonton live show: music, dance, art, etc.

Punya tokoh fiksi favorit nggak? Sebutkan nama dan sifatnya .

Tokoh fiksi favorit? Hermione Granger. Hahaha. Pernah dalam suatu masa, saya menginginkan gadis ini menjadi pendamping hidup saya. Sedangkan alasan saya menyukainya adalah karena otak cerdasnya, dan kemampuan membacanya, dan kemampuan menghafalnya. Kalau saja saya mengenal Hermione jauh sebelum saya lulus sekolah, ia pasti sudah jadi role model saya dalam belajar.

Tempat favorit untuk membaca?

Enggg…maaf, jika terkesan kurang etis, tapi saya menyukai kamar kecil dan kendaraan yang sedang melaju sebagai tempat favorit membaca. Tempat favorit ini saya asosiasikan sebagai tempat di mana dalam sekali waktu saya sanggup melahap berlembar-lembar halaman buku, dan kedua tempat itulah yang paling membuat saya betah membaca lama-lama.

Pernah nggak membaca buku sampai cerita dan tokohnya kebawa dalam mimpi?

Hmm, untungnya belum. Coba kalau saya baca buku tentang pocong, terus si pocong itu masuk ke mimpi, hiyyyy…. *garing* Entahlah, ini benar-benar subjektif, bahwasanya apa yang saya baca (kebetulan mostly fiksi) adalah sebuah hiburan semata. Saya tak pernah menganggap ‘terlalu’ serius apa pun yang dituliskan di dalam buku, jadinya saya memperlakukan para tokoh di buku tersebut pun tidak sampai pada kadar ‘terlalu’ yang sampai mengikuti saya ke alam mimpi.

 Penulis metropop favorit?

Alberthiene Endah, tentu saja. Dulu, saya pikir kata ganti orang pertama “saya” hanya untuk hal-hal formal saja. Namun, Alberthiene Endah bisa membuat kata ganti saya terdengar santai. Dan, seksi.

 Menurut Ijul, bagaimana cara yang paling efektif untuk mempromosikan buku?

Promosi buku? Hmm, honestly, saya nggak punya jiwa dagang jadi saya agak sulit menjawab pertanyaan ini, hahaha. Tapi, di era teknologi sekarang ini dan tetap berpegang teguh pada kepercayaan tradisional bahwa promo paling ampuh itu adalah from mouth to mouth, maka sering-sering ‘ngomongin’ bukunya di segala jenis media online mungkin jadi cara promosi yang efektif. Mungkin, ya, hehehe…

 Sebutkan 3 poin paling penting dalam meresensi buku.

  1. Jujur. Apa pun namanya, untuk resensi pribadi adalah rasa pribadi, jadi jujur adalah elemen terpenting dalam sebuah resensi.
  2. Memberikan gambaran kurang-lebihnya sebuah buku.
  3. Tidak straight to the point meresensi ‘penulisnya’ (artinya, kalau masih mengkritik gaya nulis atau kebiasaan penggunaan kata sih boleh, tapi kalau sudah keseharian penulisnya seharusnya dihindari)

Terima kasih banyak, Ijul, sudah meluangkan waktu untuk menjawab silly questions dari gue.

Temui Ijul di:

TwitterFBBlogGoodreads

20130202-023101.jpg

About lustandcoffee

A housewife, a mother, a passionate literati, a writer, a tea addict & occasional traveler. I also translate some articles for a business magazine. I'm a contributor for Writer's Magz Indonesia.

Posted on May 17, 2013, in Uncategorized and tagged , , . Bookmark the permalink. 4 Comments.

  1. hidup mas ijulll..😀

  2. keren mas ijul ini total banget di genre metropop!😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: