Blogger Interview: Astrid Lim

bitr
Welcome to my first post of book blogger interview. Kita bakal kulik tentang preferensi bacaan book blogger kita dan gimana kebiasaan bacanya.
Rencananya gue akan melakukan wawancara dengan book blogger (baik dari Indonesia maupun luar negeri) setidaknya sebulan sekali.

Untuk interview pertama gue milih Astrid Lim yang sudah cukup lama malang-melintang di dunia book blogging. Selain itu, Astrid juga aktif sebagai salah satu pengurus BBI.

astridastridgh

 

 

 

 

 

 

 

Gue punya pengalaman lucu ama Astrid. Kita sebelumnya kenalan secara nggak sengaja di situs Bookmooch. Gue minta satu bukunya Clara Ng yang judulnya “Tujuh Musim Dalam Setahun” (itu buku udah langka, terima kasih Astrid :*).
Akhirnya, nggak sengaja ketemu di dunia maya. Gue juga follow blog bukunya Astrid untuk mengikuti resensi buku-buku pilihannya yang keren-keren.

10 Questions for book blogger Astrid Lim

Apa yang mendorongmu untuk ngeblog?
Kebetulan aku emang udah ngeblog sejak tahun 2003, blog personalku itu http://astridfelicia.blogspot.com. Aku suka nulis, pernah kerja di beberapa media (online dan majalah) juga, dan seneng mengekspresikan pikiranku melalui tulisan, salah satu caranya dengan ngeblog. Karena aku suka membaca buku dari kecil, di blog pribadiku itu aku suka mereview buku juga. Akhirnya, karena sering berkunjung ke beberapa blog yang khusus membahas buku (ada blog Indonesia maupun internasional), aku memutuskan untuk membuat blog baru juga, yang khusus tentang buku, yaitu Books to Share.

Selain membaca buku, apa kesibukanmu sehari-hari?
Aku masih bekerja di salah satu US scholarship foundation. Bekerja di sektor non profit memang passionku sejak lama. Di sini aku mengelola program beasiswa yang mendatangkan para volunteer atau profesor dari Amerika Serikat untuk mengajar atau meneliti di Indonesia. Sehari-hari, aku tinggal di sebuah apartemen di wilayah Jakarta Barat, bersama suami dan anakku yang berusia 3,5 tahun. Selain membaca, aku juga hobby nonton film dan traveling.

Bisa ceritakan tentang blogmu? Mengapa memilih nama “Books for Share”?
Books to Share dibentuk sekitar tahun 2009, saat aku banyak bekerja dari rumah dan sedang hamil anakku. Waktu itu aku cukup banyak waktu luang, dan aktif mengupdate blog personalku. Seperti yang tadi sudah aku ceritakan, aku juga banyak blogwalking ke blog2 buku, sehingga akhirnya terinspirasi membuat blog buku sendiri. Books to Share tercetus karena tujuanku membuat blog buku adalah untuk menshare pandangan dan opiniku tentang buku2 yang sudah kubaca. Kadang, Books to Share juga bisa diartikan secara harfiah, karena aku sesekali mengadakan giveaway yang memang tujuannya membagi2 hadiah buku pada pembaca blog setiaku.

Biasanya berapa buku yang habis dibaca dalam satu bulan?
Tergantung kesibukan dan jenis buku yang dibaca, rata-rata per bulan aku membaca 7-8 buah buku.

Punya genre favorit? Apa saja?
Yang pasti kebanyakan buku yang kubaca adalah fiksi. Aku suka novel kontemporer, juga historical fiction, mystery, dan buku2 anak/young adult. Basically aku suka hampir semua jenis genre (terutama yang punya twist ending!), tapi nggak terlalu tertarik membaca romance, cerita horror/hantu2an, dan buku2 yang terlalu kental nuansa motivasinya.

Kapan mulai tertarik membaca? Buku apa yang membuatmu jadi kecanduan baca?
Aku suka membaca dari kecil…mungkin SD kelas 1 atau 2? Karena mamaku juga suka banget membaca, begitu juga dengan kakak laki2ku, jadi aku selalu punya supply bacaan cukup di rumah. Awalnya dari buku2 anak karangan Enid Blyton (serial kumbang dan Noddy adalah salah satu yang kubaca sejak kecil), dilanjutkan Lima Sekawan, Trio Detektif, Babysitter’s Club, sampai Agatha Christie koleksi mamaku. Aku lupa kapan pertama kali jatuh cinta dengan dunia buku, karena dunia ini sudah menjadi bagian hidupku sejauh yang aku ingat sejak kecil. Trip ke toko buku selalu menjadi saat yang ditunggu2, dan biasanya mamaku membawa anak2nya jalan ke toko buku at least seminggu sekali sejak kita kecil. Aku berharap bisa menerapkan kebiasaan yang sama dengan anakku sekarang ini.

Apa pendapatmu tentang perkembangan industri perbukuan saat ini?
Wah…yang jelas jauhhhh berkembang pesat ya, dibandingkan saat aku pertama kali mengenal dunia ini lebih dari 20 tahun yang lalu (hehe, membuka topik umur nih!). Pilihan yang ada lebih beragam, dan akses kita untuk membeli buku juga sudah lebih terbuka (apalagi dengan adanya internet). Tapi kekurangannya, menurutku, terbukanya akses ini juga menambah resource untuk marketing, dan akhirnya kita sebagai pembaca harus siap dijejali oleh promosi berlebihan dan penerbit, plus banyak buku yang akhirnya jadi sangat komersil. Penerbit lebih cenderung menerbitkan buku yang memang diminati oleh pasar, ketimbang buku2 yang memang berkualitas bagus. well susah juga sih ya…karena buku tetep merupakan industri yang orientasinya profit hehehe

Kalau jalan ke toko buku atau browsing online store, banyak banget pilihan buku. Gimana cara kamu memilih buku untuk dibeli?
Aku sering banget tergoda buku karena covernya! hehehe…makanya aku masih nggak baca e-book, menurutku sensasinya beda. Aku juga sering baca review orang dulu sebelum menentukan beli buku tertentu, biasanya dari Goodreads atau blog buku termasuk punya temen2 BBI.

Apa kamu menulis review tiap selesai membaca buku? Menurutmu, apa poin penting yang harus dimasukkan dalam review?
Pinginnya sih tiap abis baca langsung nulis review, tapi kenyataannya nggak segampang itu hahaha…tapi aku masih usahain sih, setiap baca buku, direview, at least biarpun reviewnya diposting beberapa hari setelah baca. Poin penting dalam review: sedikit sinopsis, opini kita tentang buku, poin plus dan minusnya, dan apakah buku ini recommended atau engga. Dan yang penting: NO SPOILER!!😀

Jelaskan waktu/tempat/atmosfir membaca paling ideal!
Kalau sehari-hari, aku baca buku sebelum tidur, di kamar. Tapi kalo ditanya tempat yang ideal, aku paling suka baca buku sambil tiduran di sofa gitu, sambil ngemil/minum teh, dan yang pasti suasananya harus tenang, nggak banyak orang.

Thank you so much for this fun interview, Astrid. Terus sebarkan virus membaca ya.

Untuk yang mau ngintip blog Astrid, klik aja Blognya. Siapa tahu ada resensi buku yang kamu incar🙂

20130330-114856.jpg

About lustandcoffee

A housewife, a mother, a passionate literati, a writer, a tea addict & occasional traveler. I also translate some articles for a business magazine. I'm a contributor for Writer's Magz Indonesia.

Posted on April 26, 2013, in Uncategorized and tagged , . Bookmark the permalink. 2 Comments.

  1. Thanks ya Yuska, buat interviewnya , it was fun😀 penasaran menunggu edisi2 interview selanjutnya *kepoalert*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: