[Review] Cerita Sahabat – Bukan Tentang Sahabat

Cerita Sahabat
penerbit: Gramedia
322 halaman

Tumben banget kan Gramedia merilis kumpulan cerita pendek? Setahu saya, pernah terbit kumpulan cerpen teenlit Sitta Karina dkk dan karya Djenar Maesa Ayu. Cerita Sahabat ini memang berbeda.

Dimulai dari penggagas proyek, Alberthiene Endah, yang bertemu dengan penulis muda melalui jaringan sosial twitter. Menurut mbak AE, penulis muda ini karyanya fresh dan tidak mengikuti rambu aturan penulisan cerpen yang lazim. Hasilnya, sebuah buku berisi kumpulan cerpen tentang cinta yang tidak selalu manis.

Selain mbak AE, ada deretan nama penulis yang sudah cukup dikenal seperti Jia Effendie, Ollie, Alexander Thian, dan Rahne Putri. Ada juga nama-nama baru seperti Faye Yolody (yang karyanya menjadi favorit saya), Randy Doroii, Tjhai Edwin, Verry Barus, Dillon Gintings, Chicko Handoyo Soe, dan Faizal Reza.

Cerita Sahabat dibuka dengan cerpen “Aku Mau Putus” karya Alexander Thian. Ceritanya ringan dan menghibur, tentang sekong yang doyan ngelaba alias maruk lekong. Lalu ada “Aurora” yang juga ditulis oleh Alex tentang kisah cinta seorang transgender yang berakhir tragis.

Cerpen “Cateutan Akika Jilid Dua, Yuk Mari…” karya Dillon Gintings juga lucu dan menghibur, tentang bencong salon yang bersaing meraih cinta lelaki.

Saya paling suka karya dari Faye Yolody yang berjudul “Djodoh, Wo Bu Ai Ni”. Ceritanya sederhana, tentang perempuan keturunan Tionghoa yang dijodohkan tetapi takdir membawanya meniti jalan berbeda. Ceritanya mengalir, bahasanya juga mudah dimengerti dan banyak memasukkan unsur kultur Tionghoa totok yang ada di Indonesia.

Lalu ada “Telephone” karya Chicko, tentang pria penyuka sesama jenis yang dipaksa ibunya segera menikah.

“Langit Jeruk” tulisan Jia Effendie yang manis pernah saya baca di blognya.

Cerita Sahabat ditutup oleh sebuah cerpen karya mbak AE yang berjudul “Blok D Nomor 16”, mengisahkan seorang wartawan surat kabar kelas dua yang bertetangga dengan perempuan buruk rupa yang aneh.

Tidak perlu membuang waktu lama untuk menghabiskan buku ini. Semua kisah memiliki ending berbeda dengan aura yang khas, seunik penulisnya.

4 Bintang untuk Cerita Sahabat.

About lustandcoffee

A housewife, a mother, a passionate literati, a writer, a tea addict & occasional traveler. I also translate some articles for a business magazine. I'm a contributor for Writer's Magz Indonesia.

Posted on March 26, 2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 2 Comments.

  1. Halo, Yuska. Saya tidak sengaja menemukan review Anda di internet soal Cerita Sahabat. Thank you so much. I really appreciate it🙂 Tgl 6 Februari, kumcer saya bersama 4 penulis lainnya, akan kembali terbit di Gramedia, judulnya Little Stories. Kalau Anda senggang, silakan datang ke event launchingnya tanggal 20 Februari pk 17.00 di Kinokuniya PS. Once again, thank you🙂

  2. Buku ini kelihatannya ringan dan mudah di baca. Tapi sepertinya kok udah nggak di jual di toko buku lagi ya? Aku tertarik sama kisah langit jeruk-nya. Bercerita tentang apa sih? Jadi penasaran🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: